Tutorial: Staging-Imaging
Scuto Laminating Simota Gelap.net

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 64
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/228480
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,409
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 16 Mins 38 Secs

    Tutorial: Staging-Imaging

    Banyak pertanyaan dari modcomer berhubungan dengan Staging, Imaging, dll. Bagaimana itu bisa terjadi? Bagaimana bisa keluar suara dari tengah dashboard sementara tidak ada speaker di sana? Bagaimana teori dan tricknya?

    Beberapa jawaban yang sfatnya singkat-jelas-padat sudah kita coba hadirkan di beberapa kesempatan, saya kita sudah saatnya kita bikin satu pembahasan yang agak menyeluruh berkenaan dengan hal itu.

    Apa yang Kita dengar BUKAN suara apa yang masuk ke telinga kita, melainkan KESIMPULAN otak terhadap suara tersebut..

    Telinga pada prinsipnya adalah alat penerima sinyal Telinga tidak memberikan kesimpulan atau menentukan sesuatu. Suara logam bertendang? Ketukan piano? Vocal penyanyi? Itu semua adalah KESIMPULAN otak mengenai jenis suara yang masuk ke telinga kita.

    Ketika ada uang logam jatuh di lantai, Tercipta gelombang, gelombang tersebut masuk ke telinga kiri dan kanan, Gelombang dengan frekuensi 20-20KHz akan dianggap 'penting' oleh telinga, sinyal tersebut diserahkan ke otak. Otak menerima sinyal dari kedua telinga, kiri dan kanan, otak menampung data kedua sinyal tersebut, menganalisa, mengamati, kemudian memberi kesimpulan bahwa telah terjadi suatu SUARA, Suara tersebut berjenis benturan koin logam dengan lantai, bukan suara ledakan bom, kemudian lokasi kejadian kira-kira berada di lantai, pada arah jam 2.

    Bagaimanakah otak menyimpulkan demikian?

    Otak mengalami pengisian data -learning- seumur hidup kita, seberapa kita concern terhadap apa yang diterima terlinga kita, maka data bank akan semakin lengkap, dengan kata lain, telinga semakin semakin peka, itu sebabnya juga banyak orang yang mengalami kebutaan sejak lahir, memiliki kepekaan telinga yang luar biasa, Itu karena setelah mata, telinga adalah alat indera paling berpengaruh terhadap otak. Data yang semakin lengkap, kita bisa mengetahui suara apa yang kita dengar, berdasarkan apa sinyal apa yang diterima oleh telinga kita.

    Kenapa telinga ada 2?

    Telinga dikasih 2 supaya kita bisa mendapatkan data cukup untuk menentukan LOKASI SUMBER SUARA. Gambar 1 menunjukkan kita mendengarkan sebuah group band tampil di panggung, semua suara bersumber dari satu lokasi, namun ternyata suara piano yang didengarkan telinga kanan dan kiri adalah 2 suara yang berbeda, berbeda jarak, berbeda angling, berbeda hambatan. Jarak piano ke telinga kanan lebih panjang dibandingkan dengan telinga kiri, akhirnya telinga kanan menerima sinyal piano yang lebih terlambat dan lebih pelan dibandingkan telinga kiri. Juga untuk suara vocal, drum dan guitar. Masing-masing sumber suara memberikan dua data yang berbeda kepada kedua telinga kita. Akhirnya Otak kita menerima 2 data yang berbeda antara kanan dan kiri.




    Otak kemudian menganalisa, dan menyimpulkan bahwasanya telah terjadi suatu pertunjukan band, dengan 4 sumber suara. Suara piano di sebelah kiri dia, vocal ada di depan, dan dibelakangnya ada drum, di sebelah kanan ada guitar. Data dari telinga itu sudah cukup buat otak kita untuk mengambil kesimpulan, bahkan TANPA MELIHAT SEKALIPUN kita sudah bisa mengetahui kejadian di depan kita.


    Recording And PlayBack

    Bagaimana jika kita tidak hadir di pertunjukan tersebut, namun ingin menikmatinya? Atau bagaimana jika kita ingin menikmati pertunjukan tersebut berulang-ulang tanpa harus mengulangi kejadiannya?

    Well, simply, kita taruh dua MIc di lokasi kita duduk. Kemudian kita merekamnya. DUA HASIL REKAMAN, satu dari mic kiri untuk telinga kiri dan satu dari mic kanan untuk telinga kanan.



    Next, kita memutar kembali kedua rekaman tersebut, kita menggunakan dua buah speaker, satu untuk memutar rekaman kiri, dan satu untuk kanan. Maka telinga kiri dan mendapatkan sinyal dari speaker kiri dan sebaliknya. Dengan kata lain, telinga kita mendapatkan DATA SINYAL suara yang sebelumnya ditangkap oleh kedua mic. Maka, otak akan langsung memproses kedua sinyal tersebut seperti jika dia berada di posisi mic itu berada. Dengan kata lain, otak akan mengambil kesimpulan bahwa telah terjadi pertunjukan di depan kita dengan seperti yang kita lihat di pertunjukan aslinya, lengkap dengan lokasi-lokasi pemainnya. Dengan kata lain, kita telah menipu otak kita, bahwa seakan-akan ada panggung di depan kita (Staging) dan ada 4 orang sedang bermain musik (Imaging)



    Proses recording sendiri sebenarnya tidak sesedarhana itu, seseorang berada di balik meja mixer dan me-make sure kita mendengarkan dan menyimpulkan seperti yang dia kehendaki, 4 orang pemain band bisa jadi yang tidak berada di ruangan yang sama, atau bahkan tidak pernah saling bertemu, bisa direkam masing-masing suaranya dan diedit sehingga menghasilkan suara seakan-akan mereka sedang berada di satu panggung yang sama.

    Proses playback seperti itu mengharuskan masing-masing telinga kita menerima data yang PERSIS sama dengan ketika direkam. dengan kata lain, Suara dari speaker kiri dan speaker kanan harus tiba di saat yang bersamaan dan dengan gain level yang sama.

    Singkatnya, kita cukup menaruh kedua speaker pada jarak yang sama, dan menaruh kepala kita ditengah kedua speaker tersebut. namun, apa yang terjadi ketika kita berada di posisi lebih ke kanan? Maka suara kiri dan kanan akan berbeda dengan yang seharusnya. Otak akan menerima data yang TIDAK SEHARUSNYA dan kemudian GAGAL dalam mengambil kesimpulan. Dengan kata lain, Staging dan imaging tidak terbentuk. Lebih buruk lagi, otak yang mendapat data yang 'error' masih terus berusaha mengambil kesimpulan dan mengolah data, namun tidak pernah sampai pada kesimpulan yang benar. Akhirnya otak ikutan Hang, alias pusing setelah waktu yang cukup lama. Pada kasus ekstreme, error tersebut akan ikut mempengaruhi system keseimbangan tubuh kita sehingga memberikan efek seperti mabuk, mual, pening, perasaan gelisah, disorientasi seksual dan sejenisnya. Well, kita bilang pada kasus ekstreme.

    Permasalahannya di mobil, kita masih menganut posisi steer kanan atau kiri. Tidak pernah di tengah, dengan kata lain, posisi ideal tidak mungkin bisa kita dapatkan di sini. Tanpa solusi yang pandai -dan murah- nasib pencinta audio mobil berada di ujung juram kehancuran.




    Bagaimana cara mengatasinya? Mudah, geser aja speaker kiri ke tengah dashboad supaya jarak kanan dan kiri bisa sama. Konyol? Ada yang lebih baik, kita geser speaker kanan menjauh dari kita, ke arah kap mesin? Ke luar body sebelah kanan? semuanya bodoh. Lalu bagaimana? Bertanya kepada rumput yang bergoyang? Salah lagi.

    Mari kita membedah permasalahnya, apa yang terjadi ketika kita tidak berada di tengah speaker?





    1. Speaker kiri akan bersuara lebih lemah dari speaker kanan. Suara adalah energi yang habis dimakan jarak, semakin jauh jaraknya, semakin lemah energi yang tersisa. Dengan kata lain, suara dari speaker yang lebih jauh akan terdengar lebih lirih daripada yang lebih dekat sekalipun output suara mereka sama.

    Permasalahan no 1, dengan mudah bisa diselesaikan, cukup mengecilkan gain kanan = Solved. Gampang, ada fasilitas BALANCE. geser ke kiri sedikit dan semua orang berbahagia.


    2. Speaker kiri akan tiba lebih lambat dari speaker kanan. Suara punya kecepatan yang cukup lamban. 340m/sec. Terlalu lamban, sebuah concorde bisa lari 3x lebih cepat daripada makian kita yang paling kejam. Kecepatan yang begitu lambat, sehingga beda jarak 10cm aja akan sudah cukup untuk mempengaruhi hasil suara yang didapat.

    Permasalahan no 2. Bila kita bisa MENUNDA kemunculan suara pada speaker kanan pada suatu waktu tertentu, maka suara dari speaker kanan akan tiba di saat yang bersamaan dengan speaker kiri. Gampang? Tunggu dulu.
    Untuk menunda suatu suara, tidak sesederhana itu. Itu seperti menitipkan pesan kepada sekertaris ketika seorang penagih hutang menelpon ke pemimpin perusahaan untuk segera membereskan sisa pembayaran yang belum tuntas. Harus punya sekretaris yang cukup manis untuk meredakan amarah dan berotak cukup pandai untuk MENGINGAT omelan dari supplier yang tidak kunjung dilunasi.Well, Thats thhe problem, semua perangkat analog teralu bodoh untuk mengingat sesuatu, mereka bekerja secara real time tanpa penundaan. Ingat cassete recorder? itu perangkat analog yang bisa mengingat dengan cepat -dan juga lupa dengan cepat-, namun terlalu besar dan bodoh untuk dikembangkan, Forget it.

    Kita perlu Memory yang besar dan murah. Dimanakan kita berhadapan dengan MEMORY yang berlimpah dan murah? Betul. KOMPUTER. Digital pada tepatnya. Di proses digital yang pemalas, semua bisa ditunda. Mereka punya sederet gudang untuk menampung pekerjaan yang belum beres. Memory! Thats it! Kita mengubah sinyal analog suara menjadi data digital, sehingga bisa disimpan dalam memory komputer, bisa dikeluarkan sewaktu-waktu ketika kita kehendaki. Sehingga prosesnya menjadi:

    Analog to Digital Converter-> Memory input -> delay (bisa selama apapun tergantung besarnya memory) ->memory output -> Digital to analog converter.

    Selamat! Anda telah menunda suara. Memang terjadi perusakan suara yang cukup buruk karena proses panjang dan kasar tersebut, tapi bisa kita abaikan. Kita suka mengabaikan hal-hal yang tidak penting.

    Proses panjang yang melelahkan di atas, melibatkan sederetan perangkat digital yang kita gunakan untuk mem-proses sinyal analog. Namanya: Perangkat digital yang digunakan untuk memproses sinyal analog. Terlalu panjang? Well, kita punya singkatannya: DSP = DIGITAL SIGNAL PROCESSOR. Lebih singkatnya lagi bagi pemalas: Processor.

    Sebenarnya fungsi DSP bukan cuma untuk mendelay suara, data analog yang sudah menjadi digital, bisa kita gonta-ganti isinya dengan mudah, mau diutak-atik seperti apapun, tinggal dimasukkan rumus yang dikehendaki. Mau Equaliser? Crossover? Whatever, kita bisa punya semua fungsi tersebut tanpa menambah peralatan lain, Cukup tambahkan rumus-rumusnya. Selesai. Tapi hari ini kita tidak bahas soal itu. cukup soal DELAY saja.

    Well, dengan mendelay speaker kanan sekian Milisecond, maka suara kanan akan tiba bersamaan dengan suara kiri. dengan bantuan Balance, maka suara kanan dan kiri akan sama keras.

    Selamat! Anda dapatkan Staging dan Imagin Anda kembali.
    JOIN THE UnSCAC'S
    MARILAH MENULIS! MARILAH BERTANYA!
    Mendapat manfaat dari diskusi kita di modcom? Bantu kita membuatnya lebih baik!
    Mari utarakan pendapat, menjawab dan bertanya!!


    Visit at: http://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117

    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  2. Jaya Bet
  3. #2
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,409
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 16 Mins 38 Secs
    Reserved for FAQ
    JOIN THE UnSCAC'S
    MARILAH MENULIS! MARILAH BERTANYA!
    Mendapat manfaat dari diskusi kita di modcom? Bantu kita membuatnya lebih baik!
    Mari utarakan pendapat, menjawab dan bertanya!!


    Visit at: http://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117

    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  4. #3
    Kopral Kepala
    Location
    Still in Earth
    Posts
    134
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Hrs 8 Mins 5 Secs
    Article yang kayak gini .. gua suka bangettt .. ditunggu Audio for dummies 2.

    Ada pertanyaan bos .. Apakah menunda speaker kanan sekian miliseconds juga mengurangi Gain speaker kanan ataukan tidak ?

    Satu lagi Bos .. Kalau mau periksa telinga kiri dan kanan di kepala saya balance atau tidak pakai alat apa yah (Audiometri) ? Soalnya kadang ragu juga .. jangan2 masalah telinga membuat simulasi otak saya kadang Hang juga hahaha.

  5. #4
    Sersan Kepala
    Posts
    622
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 19 Hrs 37 Mins 6 Secs
    Salut untuk boss kita ini, disela2 kesibukan masih bisa menulis dan share ilmunya....two thump up................

  6. #5
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,409
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 16 Mins 38 Secs
    Quote Originally Posted by Antares View Post
    Article yang kayak gini .. gua suka bangettt .. ditunggu Audio for dummies 2.

    Ada pertanyaan bos .. Apakah menunda speaker kanan sekian miliseconds juga mengurangi Gain speaker kanan ataukan tidak ?

    Satu lagi Bos .. Kalau mau periksa telinga kiri dan kanan di kepala saya balance atau tidak pakai alat apa yah (Audiometri) ? Soalnya kadang ragu juga .. jangan2 masalah telinga membuat simulasi otak saya kadang Hang juga hahaha.

    Men-delay prinsipnya TIDAK mengubah suara sama sekali, juga tidak mengubah Gain, itu MENUNDA saja, tidak lebih.

    Untuk mengecek kadar 'kewarasan' telinga, sangat mudah, cari sepasang speaker di rumah, such speaker komputer atau Ipod deck, nyalakan dari jarak yang cukup dekat kira-kira 50cm di depan kita, taruh kepala persis di tengah kedua speaker tersebut -seperti di illustrasi-. setel lagu yang vocalnya cukup tenang.

    Kalau kuping normal, maka keberadaan speaker akan 'hilang' dan semua suara akan seakan-akan keluar dari tengah-tengah kedua speaker tersebut. Selamat, Kuping anda cukup bisa diandalkan.
    JOIN THE UnSCAC'S
    MARILAH MENULIS! MARILAH BERTANYA!
    Mendapat manfaat dari diskusi kita di modcom? Bantu kita membuatnya lebih baik!
    Mari utarakan pendapat, menjawab dan bertanya!!


    Visit at: http://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117

    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  7. #6
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,409
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 16 Mins 38 Secs
    Quote Originally Posted by muhammad andy wiratno View Post
    Salut untuk boss kita ini, disela2 kesibukan masih bisa menulis dan share ilmunya....two thump up................
    Jalan masih panjang bos, kita ingin memberikan satu seri tutorial yang lengkap dan mudah dimengerti. Kalau ada topik yang ingin dibahas bisa langsung ajukan aja.
    JOIN THE UnSCAC'S
    MARILAH MENULIS! MARILAH BERTANYA!
    Mendapat manfaat dari diskusi kita di modcom? Bantu kita membuatnya lebih baik!
    Mari utarakan pendapat, menjawab dan bertanya!!


    Visit at: http://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117

    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  8. #7
    Letnan Dua
    Location
    SemaRang-SuraBaya
    Posts
    1,243
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 23 Hrs 36 Mins 12 Secs
    Dummies....wahhh gw kerasa ke HEAD SHOTT wkwkwkw.....
    tp Nice ko Hwelly... Bikin BUKU dahh...
    dar INSTALLER ---> DOSEN ----> PENULIS wkwkwkwkw.....
    ntr suwi2 profesor , dll wkwkkw.....

    mau tanya ko hwely...Panggung yang baik d Tengah Dashboard atau di Depan persis driver / Di atas Setir... sampe skrg masih bingung wkwkkww.....

  9. #8
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,409
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 16 Mins 38 Secs
    Seperti yang kita bahas di atas, sebenarnya panggung yang baik adalah berada di TENGAH DUA SPEAKER (Simetrical Stage) DAN SEKALIGUS DI DEPAN KITA (Front Centre Stage). Sayangnya di mobil, berhubung posisi kita yang TIDAK di tengah speaker, kedua itu tidak akan terjadi.

    Kalau ditanya mana yang lebih BENAR, maka harusnya posisi penyanyi ada di tengah dashboard (Simetrical stage)adalah yang benar, namun itupun baru setengah benar (boleh dibilang 60% lha ) biasanya ini enak digunakan untuk menikmati lagu dengan suasana panggung yang rata seperti konser, permainan perkusi dll. Namun bagi yang ingin menikmati Vocal dengan solid seakan-akan penyanyinya ada di depan kita persis (Front Centre image), maka tidak ada salahnya juga menaruh imaging di depan pengemudi. Both fine selama pemilik mobil bisa puas dengan hasilnya.
    JOIN THE UnSCAC'S
    MARILAH MENULIS! MARILAH BERTANYA!
    Mendapat manfaat dari diskusi kita di modcom? Bantu kita membuatnya lebih baik!
    Mari utarakan pendapat, menjawab dan bertanya!!


    Visit at: http://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117

    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  10. #9
    Sersan Mayor
    Location
    www.FirstKoi.com
    Posts
    995
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    Quote Originally Posted by UnSCAC View Post
    Seperti yang kita bahas di atas, sebenarnya panggung yang baik adalah berada di TENGAH DUA SPEAKER (Simetrical Stage) DAN SEKALIGUS DI DEPAN KITA (Front Centre Stage). Sayangnya di mobil, berhubung posisi kita yang TIDAK di tengah speaker, kedua itu tidak akan terjadi.

    Kalau ditanya mana yang lebih BENAR, maka harusnya posisi penyanyi ada di tengah dashboard (Simetrical stage)adalah yang benar, namun itupun baru setengah benar (boleh dibilang 60% lha ) biasanya ini enak digunakan untuk menikmati lagu dengan suasana panggung yang rata seperti konser, permainan perkusi dll. Namun bagi yang ingin menikmati Vocal dengan solid seakan-akan penyanyinya ada di depan kita persis (Front Centre image), maka tidak ada salahnya juga menaruh imaging di depan pengemudi. Both fine selama pemilik mobil bisa puas dengan hasilnya.
    nice share om hwely, sepertinya mnrt saya krn kedua itu tidak akan terjadi maka lebih enak penyanyi seakan berada di depan kita lgsg daripada di tengah dasboard krn kuping kiri akan lebih banyak menangkap suara daripada kuping kanan sehingga lama kelamaan menjadi pusing.
    Pemula yg baru belajar, jadi perlu byk bimbingan dari para senior dan terutama pakar2nya.

  11. #10
    Kopral Satu
    Posts
    96
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Hrs 1 Min 8 Secs
    Bro Hwely, jadi sebenernya bedanya staging dan imaging itu apa yah?
    Sering denger orang lain bilang staging nya bla bla.... dan imaging bla.. bla...
    Sepertinya artinya beda tp ane selama ini ga paham. Trims..

 

 
Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Venom 300x250 NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 132
    Last Post: 2nd October 2014, 20:46
  2. Replies: 16
    Last Post: 30th January 2012, 08:14
  3. Apakah pengertian dari IMAGING & STAGING & CENTER STAGE & HEADROOM???
    By SpeakerStore in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 14
    Last Post: 23rd September 2011, 15:13
  4. Audio for dummies 1: Staging-Imaging
    By UnSCAC in forum Diskusi Head Unit & Processor
    Replies: 9
    Last Post: 28th November 2010, 00:27
  5. Soundstage VS Imaging, masukannya ya...
    By pukyek in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 187
    Last Post: 5th February 2008, 02:21
Back to top