Tutorial 3way. Apa, Kenapa dan Bagaimana? -Artikel masih dalam penyempurnaan-
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 61
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/222852
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 54 Mins 40 Secs

    Tutorial 3way. Apa, Kenapa dan Bagaimana? -Artikel masih dalam penyempurnaan-

    Tutorial 3way seri 1: Kenapa harus 3way?

    Selama belasan tahun kita mengenal bahwa speaker untuk audio mobil idealnya adalah berkonfigurasi 2way, yaitu speaker yang terdiri dari tweeter dan midbass. Tweeter untuk freq tinggi, dan midbass untuk freq rendah.

    Secara umum, telinga manusia memiliki kepekaan yang baik untuk rentang freq 20-20KHz, di system yang memiliki subwoofer, jatah kerja untuk freq dibawah 80Hz, sudah dihandle oleh subwoofer, sementara Tweeter umumnya hanya sanggup bekerja diatas 3KHz. Jadi, dengan begitu, sisa pekerjaan di rentang freq 80Hz hingga 3Khz merupakan tanggung jawab midbass. Seperti yang kita tahu, bahwa suara-suara di sekitar kita mayoritas berada di rentang 500-2KHz sehingga peran midbass menjadi yang paling vital karena semuanya merupakan tanggung jawab midbass.

    Hal itu adalah hal yang sangat wajar di home audio, tapi bagaimana dengan di Car audio?

    Di Car audio, nasib midbass tidak sebaik di home audio.

    1. Di home audio, posisi midbass berada -sangat- dekat dengan tweeter, secara teori pemotongan xover, jarak yang semakin jauh menuntut titik potong yang semakin rendah, lha dengan batas kemampuan tweeter yang cuma minimum 3,5KHz, maka jarak tweeter dan midbass memang seharusnya tidak terlalu jauh. Permasalahannya di Car audio, posisi ideal untuk tweeter adalah di atas dashboard, sementara di midbass berada di panel dekat kaki. Solusi sebagian installer dengan meletakkan tweeter lokasi 'kick panel' juga tidak menggembirakan karena sangat sulit mendapatkan staging yang diidamkan dan kejernihan suara tweeter sangat terganggu karena tertutup kaki. Sementara meletakkan tweeter berjauhan dengan midbass berarti suara tidak bisa tampil utuh dan koheren.

    2. Di home audio, Midbass mendapat perlakuan yang 'layak'. Yaitu box yang memiliki size yang dihitung dan dikonstruksikan dengan baik, jumlah dan jenis peredam yang cukup sehingga mereka dapat bersuara dengan jernih, bebas distorsi dan dengan jangkauan low freq yang bagus. Di mobil, nasibnya sungguh mengenaskan, dengan duduk di plat besi yang tebalnya cuma 2-3mm, dengan memaksakan body pintu sebagai box -yang jelas tidak ideal- kemudian kita juga sangat terbatas dalam meletakkan peredam -voice absorber- karena semua bahan yang menyerap suara sialnya juga menyerap air, dan pintu itu sendiri secara konstan dialiri air waktu mobil dicuci atau kena hujan sehingga penempatan peredan jadi sangat sulit dan sangat terbatas.

    3. Kualitas dan bentuk doortrim mobil yang akhir-akhir ini semakin bagus -dan mahal- juga menjadi pertimbangan sulit buat seseorang untuk memutuskan akan memboboknya demi alasan kejernihan suara. Mostly orang lebih rela kejernihan suara midbass berkurang dibandingkan jika harus membobok doortrim.

    berbagai alasan itulah yang mendasari kenapa hasil suara audio mobil masih sangat-sangat 'memalukan' bila disandingkan dengan home audio. Banyak yang mengeluhkan kenapa kalau di car audio, ketika suatu system bersuara 'detil' maka otomatis vocal seperti tipis, sementara kalau kita ingin vocal yang lantang dan tebal, maka detilnya tidak menggigit.


    Bagaimana solusinya? 3way!

    Kita menggunakan satu jenis speaker lain, yaitu MIDRANGE. Midrange adalah speaker yang berukuran cukup kecil, umumnya berukuran maksimal 10-12cm. masih make sense untuk ditaruh di atas dashboard. Kemampuan midrange yang sekarang umumnya bisa menjangkau freq 300Hz hingga 5KHz, dengan kata lain, dia menggantikan fungsi vital midbass!

    Bentuk yang kecil memungkinkan kita menaruhnya di atas dashboard bersama tweeter, sehingga cut tweeter kerja sama antar tweeter-midrange seperti layaknya tweeter-midbass di home audio. jadi suara bisa keluar koheren, detil sekaligus bervocal lantang. Kemudian karena midrange berkemapuan untuk di-drive di freq rendah, maka tidak ada halangan ketika dia harus ber-estafet dengan midbass sekalipun mereka dipisahkan jarak yang cukup jauh.

    Kita juga tidak ada kesulitan untuk memperlakukan midrange dengan 'terhormat', angling yang sempurna, box sesuai aturan, peredam diisi sesukanya, karena dia berada di dashboard, maka kita tidak terbentur dengan masalah pintu sama sekali.

    Bagaimana dengan midbass? Well, actually, nasibnya tidak lebih bagus dibandingkan di system 3way, masih berada di lokasi dan keadaan yang menyedihkan. Well, nasib memang, namun jika kita tidak bisa memperbaiki nasibnya, setidaknya dengan system 3way ini, beban kerjanya jauh lebih sederhana, dia cuma bertugas untuk mengisi celah 80Hz-300Hz dimana di situ cuma ada vocal rendah dan suara 'Duk-duk' saja, kotor tetap aja, namun efeknya jauh lebih kecil dibandingkan di system 2way. Kita tetap mendukung pemasangan midbass dengan membobok pintu sekalipun di system 3way, namun urgensinya tidak seburuk 2way sehingga bagi mereka yang tidak rela membobok pintu, masih bisa menikmati suara vocal yang tebal dan jernih.


    Memasang 3way lebih sulit dan lebih mahal dari 2way? TIDAK!

    Well, kalau dalam konteks asal jadi, hal itu ada benarnya, 2way yang asal-asalan, kita tinggal pasang double-tape ke tweeternya, tempel ke dashboard, kemudian pasang midbass di dalam pintu, done! Namun bagi pendamba suara yang baik, dengan segala nasib buruk midbass yang sudah dibahas di atas, menyelamatkan midbass dari jurang kehancuran ternyata membutuhkan efford yang jauh lebih besar, bobok pintu, peredam yang sangat ekstreme, angling midbass yang kadang sampai menghalangi kaki menginjak gas, dan seterusnya. itupun masih terhalang lagi dengan masalah hubungan tweeter-midbass yang tidak pernah harmonis karena terpisah jarak yang terlalu jauh.

    Sementar di 3way, well, kelihatan lebih sulit karena bikin dudukan di dashboard lebih rumit dibandingkan 2way, namun ternyata hal itu bukan hal sulit kalau sudah diketahui cara-caranya -baca juga 'tutorial bikin dudukan 3way'- bikin pillar memang baik dan rapi, namun urgensinya juga tidak terlalu tinggi. Sementara bobok pintu bukan lagi menjadi urgensitas, kita bisa lebih santai ketika harus pamit ke ortu untuk pemasangan audio mobil. Di beberapa paket 'hemat' malah kita menyarankan customer untuk tetap menggunakan midbass bawaan mobil mereka dan believe it or not, ketika system itu didemokan ke banyak rekan, bahkan mereka tidak menyangka kalau midbassnya masih bawaan mobil! Dengan begitu, bahkan harga 3way tidak lebih mahal dari 2way!

    Mitos mengenai 3way yang dipasang 'asal-asalan' akan jauh lebih kacau, ternyata ujung-ujungnya itu karena keengganan installer untuk mengisi rumah midrange dengan peredam, padahal jika diisi dengan peredam yang baik -yang ternyata juga sangat murah- dan dengan jumlah yang cukup, otomatis midrange akan bernyanyi merdu.
    Jadi jelas, bagi mereka yang mendambakan suara yang baik, 3way JAUH lebih MUDAH dan MURAH dibandingkan 2way.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  2. Eagle Eyes
  3. #2
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 54 Mins 40 Secs
    Bagaimana konstruksi dan pemasangan 3way?

    Secara umum, berhubung kali ini kita berhubungan dengan speaker yang lebih banyak, maka otomatis satu problem utama kita adalah membesarnya kerumitan di bidang crossover -baca juga tutorial Crossover- Sebenarnya ini bukan menjadi bagian yang harus dipikirkan bagi customer, namun melihat basic knowledge pada modcomer yang sudah cukup baik, mungkin ada baiknya kalau kita perdalam lagi.

    Secara umum gambaran 'jatah kerja' dalam system 3way adalah sebagai berikut:


    GAMBAR XO 3way




    jadi prinsipnya ada 6 titik pemotongan:

    1: Highpass Tweeter
    2: Lowpass Midrange
    3. Highpass Midrange
    4. Lowpass Midbass
    5. Highpass Midbass
    6. Lowpass Subwoofer

    Untuk urusan lowpass subwoofer (no 6), sama persis dengan di system 2way, yaitu kita bisa memanfaatkan fungsi croosover di powernya -karena subwoofer pasti menggunakan power, dan mostly power memiliki crossover.- Jadi itu no big deal.

    Next yang paling simple juga untuk Highpass Tweeter (no 1), cara kerjanya juga sama dengan 2way, passifenya juga tidak lbh sulit dari 2 way.

    Lowpass Midrange (no 2) juga bukan perkara sulit, prinsipnya sama dengan 2way, hanya saja ini diaplikasikan ke midrange, bukan ke midbass. Nilai cut-offnya juga kurang lebih sama.

    problem mulai muncul di Highpass midbass (no 5) , karena hampir tidak mungkin kita membuatnya dari passife, namun bagi yang menggunakan HU 'hemat' dan tidak menggunakan power, maka kita terpaksa 'merelakan' hilangnya sektor ini. Memang hasilnya tidak akan sempurna, tapi untuk kelas pemula, hal itu tidak akan sampai membuat frustasi. Dengan kata lain, xover ini boleh ditiadakan kalau memang situasi kantong tidak menunjang.

    untuk no 3 dan 4, hukumnya wajib. Pada paket yang hemat tanpa penambahan power, kita memberikan fungsi ini pada Xover passife, yang mana memang menghabiskan biaya komponen yang lebih mahal karena size komponen yang lebih besar -ingat tutorial passife: freq lebih rendah, nilai komponen lebih besar. namun semahal-mahalnya, hal itu seharusnya tidak akan spend lebih dari 250rb lebih mahal dari passife 2way biasa dengan grade yang sama.

    Jadi inilah jenis-jenis konstruksi yang paling populer untuk 3way:


    JENIS 1: FULL PASSIFE Dengan/Tanpa POWER



    Gambar passife full 3way + HU +Power, bila tidak menggunakan power Amplifier, maka passife akan terhubung langsung ke HU.


    Jenis ini memang paling populer di kelas entry level, simply karena harganya yang memang paling ekonomis. Kalau HU yang digunakan memiliki fitur Hipass, maka kita punya fungsi Crossover highpass Midbass (no 5.) namun kalau tidak ada, itu menjadi pacuan buat pemiliknya untuk bekerja demi masa depan yang lebih cerah -yeah!- :smt003

    Di system ini, kita menggunakan 4channel output HU untuk semua keperluan speaker 3way tsb. front untuk tweeter dan midrange, dan Rear untuk midbass. Bagi yang bersikukuh untuk tetap memiliki speaker belakang, kita bisa mempararelkan front untuk sekaligus mengurusi midbass, sehingga channel rear bisa didelegasikan untuk speaker belakang. However for some reason, saya pribadi kurang menyarankan hal tersebut.


    JENIS 2: Passife 2way + HU atau Power dengan Xover lengkap (macam alpine 9887)




    Gambar HU+Power+passife 2way+spk 3way


    Janis ini paling populer, kalau kebetulan menggunakan HU dengan xover yang lengkap seperti Alpine 9887 dan sekelasnya, HU tersebut sudah dilengkap dengan crossover nomor 3,4,5 dan 6, maka yang belum dikerjakan hanya nomor 1 dan 2 saja, dan itu menjadi beban kerja passife -yang mana harganya lebih murah dibandingkan passife 3way dan kejernihan midrangenya lebih baik- Namun, HU 'setengah canggih' seperti Kenwood 7016, hanya memiliki fungsi nomor 5 dan 6 saja, sehingga kita harus menambahkan power, dan power tersebut harus memiliki crossover hipass dan lowpass dengan cover area setidaknya minimal hingga freq 250Hz. beberapa power yang baik seperti mayoritas ARC, bahkan bisa mencapai 5KHz, Itu karena rentang untuk hipass midrange (no 3) dan lowpass midbass (no4) ada di rentang 150-400Hz)


    JENIS 3: FULL ACTIVE CROSSOVER -Solusi buat yang borju- :smt003

    Jenis paling populer di kalangan 'berduit' mostly kita menggunakan Processor yang canggih macam PXAH701, atau Audison Bit 1 -yang penuh 'bug' itu- atau menggunakan internal processor dari HU kelas 'borju' macam Pioneer P99, atau Clarion HX-D2. Cara lain, bisa juga kita menggunakan power dengan crossover super lengkap seperti yang ada pada ARC Signature edition.

    Intinya, tidak ada passife di sini, semua fungsi crossover diikerjakan dan diatur oleh tombol-tombol kecil nan pintar, Drawbacknya, konstruksi ini memerlukan HU yang mahal, dan power yang banyak -dan tentu juga- mahal. Well, duit ga boong. :smt003

    Sebenarnya masih ada beberapa konstruksi lain yang banyak digunakan, seperti menggunakan passife, namun tetap memisahkan power antara Tweeter dan midrange, namun hal itu tidak terlalu umum terjadi.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  4. #3
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 54 Mins 40 Secs
    Reserved for 3rd article
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  5. #4
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 54 Mins 40 Secs
    FAQ

    Bagi modcomer yang ingin bertanya seputar topik, fell free untuk menulis di threat ini, pertanyaan yang dianggap mewakili pertanyaan banyak orang, akan saya bahas khusus di kolom ini.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  6. #5
    Honoured Member
    Posts
    4,601
    Power
    47 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 3 Days 3 Hrs 57 Mins 25 Secs

    Smile

    Mantabz tutorialnya Bro UNSCAC, SALUTE !

    Sekedar sharing newbie boleh ikutan ya

    Memang masih banyak yang belum memahami bahwa menginstall audio di mobil biar bagaimanapun tidak bisa plug and play begitu saja. Apalagi di dalam kabin yang dipenuhi pantulan (reflective), sebaran (dispertive) dan serapan (absorptive) di dalam kabin mobil yang jauh lebih extreme dibandingkan di rumah (home)

    Mau 2 way, 3 way apalagi 4 way (dengan super tweeter) semuanya mengalami hambatan yang sama. Prinsipnya suara itu seharusnya koheren dan one point source. Itulah sebabnya speaker bookshelf home audio secara rata2 bisa bersuara lebih koheren dan merdu padahal drivernya sama dengan yang kita pergunakan di mobil! Itu karena letaknya lebih berdekatan dan "nyambung"

    Bro UNSCAC dengan sangat baik dan sistematis menjelaskan prinsip itu sehingga penggunaan solusi 3 way menjadi sangat masuk akal.

    Sebenarnya ada satu cara lagi kalau kita mau ngotot dengan 2 way yaitu mempergunakan full range dan midbass dibatasi (limited) pada region tertentu saja contohnya 60-150Hz sisanya 150 Hz ke atas ke Full range. Namun demikian full range yang bagus dengan fs rendah seperti Jordan atau Fostex punya keterbatasan di frekuensi extended high yang menyebabkan beberapa orang akhirnya mempergunakan super tweeter dari frekuensi 12 Khz ke atas dan ini namanya kembali ke 3 way!

    Yang perlu diperhatikan dalam instalasi 3 way adalah lebih rentan terhadap kesalahan phase baik karena kesalahan instalasi (misalnya ngga sengaja plus minus terbalik) ataupun karena karakteristik drivernya membutuhkan pembalikan phase agar lebih koheren (biasanya terjadi ketika kita mempergunakan multi brand untuk 3 waynya). So beware of this problem.

    Pada beberapa kasus lainnya, ada pula error2 yang seringkali penulis termukan di lapangan yaitu kurangnya sudut angling dan kesalahan cutting X-over serta satu lagi sebagaimana diungkapkan UNSCAC adalah kurangnya peredam pada midrange yang mengakibatkan suara vokal terkesan honky (seperti bersuara di dalam corong).

    Hal tersebut di atas yang seringkali membuat orang menjudge bahwa 3 way "jelek"

    Nah pada akhirnya kembali kepada kita sebagai hobbyst audio mau solusi yang seperti apa, cara yang mudah atau cara yang sulit semua kembali ke telinga pendengarnya.

    Mohon maaf kalau kurang berkenan

    CMIIW

    Best Regards

    Wendo

  7. #6
    Prajurit
    Posts
    9
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A

    Post

    Quote Originally Posted by UnSCAC View Post
    Bagaimana konstruksi dan pemasangan 3way?

    Secara umum, berhubung kali ini kita berhubungan dengan speaker yang lebih banyak, maka otomatis satu problem utama kita adalah membesarnya kerumitan di bidang crossover -baca juga tutorial Crossover- Sebenarnya ini bukan menjadi bagian yang harus dipikirkan bagi customer, namun melihat basic knowledge pada modcomer yang sudah cukup baik, mungkin ada baiknya kalau kita perdalam lagi.

    Secara umum gambaran 'jatah kerja' dalam system 3way adalah sebagai berikut:


    GAMBAR XO 3way




    jadi prinsipnya ada 6 titik pemotongan:

    1: Highpass Tweeter
    2: Lowpass Midrange
    3. Highpass Midrange
    4. Lowpass Midbass
    5. Highpass Midbass
    6. Lowpass Subwoofer

    Untuk urusan lowpass subwoofer (no 6), sama persis dengan di system 2way, yaitu kita bisa memanfaatkan fungsi croosover di powernya -karena subwoofer pasti menggunakan power, dan mostly power memiliki crossover.- Jadi itu no big deal.

    Next yang paling simple juga untuk Highpass Tweeter (no 1), cara kerjanya juga sama dengan 2way, passifenya juga tidak lbh sulit dari 2 way.

    Lowpass Midrange (no 2) juga bukan perkara sulit, prinsipnya sama dengan 2way, hanya saja ini diaplikasikan ke midrange, bukan ke midbass. Nilai cut-offnya juga kurang lebih sama.

    problem mulai muncul di Highpass midbass (no 5) , karena hampir tidak mungkin kita membuatnya dari passife, namun bagi yang menggunakan HU 'hemat' dan tidak menggunakan power, maka kita terpaksa 'merelakan' hilangnya sektor ini. Memang hasilnya tidak akan sempurna, tapi untuk kelas pemula, hal itu tidak akan sampai membuat frustasi. Dengan kata lain, xover ini boleh ditiadakan kalau memang situasi kantong tidak menunjang.

    untuk no 3 dan 4, hukumnya wajib. Pada paket yang hemat tanpa penambahan power, kita memberikan fungsi ini pada Xover passife, yang mana memang menghabiskan biaya komponen yang lebih mahal karena size komponen yang lebih besar -ingat tutorial passife: freq lebih rendah, nilai komponen lebih besar. namun semahal-mahalnya, hal itu seharusnya tidak akan spend lebih dari 250rb lebih mahal dari passife 2way biasa dengan grade yang sama.

    Jadi inilah jenis-jenis konstruksi 3way:


    JENIS 1: FULL PASSIFE TANPA POWER



    Gambar passife full 3way + HU




    Jenis ini memang paling populer di kelas entry level, simply karena harganya yang memang paling ekonomis. Kalau HU yang digunakan memiliki fitur Hipass, maka kita punya fungsi Crossover highpass Midbass (no 5.) namun kalau tidak ada, itu menjadi pacuan buat pemiliknya untuk bekerja demi masa depan yang lebih cerah -yeah!- :smt003

    Di system ini, kita menggunakan 4channel output HU untuk semua keperluan speaker 3way tsb. front untuk tweeter dan midrange, dan Rear untuk midbass. Bagi yang bersikukuh untuk tetap memiliki speaker belakang, kita bisa mempararelkan front untuk sekaligus mengurusi midbass, sehingga channel rear bisa didelegasikan untuk speaker belakang. However for some reason, saya pribadi kurang menyarankan hal tersebut.


    JENIS 2: Passife 2way + HU atau Power dengan Xover lengkap (macam alpine 9887)


    Gambar HU+Power+passife 2way+spk 3way


    Janis ini paling populer, kalau kebetulan menggunakan HU dengan xover yang lengkap seperti Alpine 9887 dan sekelasnya, HU tersebut sudah dilengkap dengan crossover nomor 3,4,5 dan 6, maka yang belum dikerjakan hanya nomor 1 dan 2 saja, dan itu menjadi beban kerja passife -yang mana harganya lebih murah dibandingkan passife 3way dan kejernihan midrangenya lebih baik- Namun, HU 'setengah canggih' seperti Kenwood 7016, hanya memiliki fungsi nomor 5 dan 6 saja, sehingga kita harus menambahkan power, dan power tersebut harus memiliki crossover hipass dan lowpass dengan cover area setidaknya minimal hingga freq 250Hz. beberapa power yang baik seperti mayoritas ARC, bahkan bisa mencapai 5KHz, Itu karena rentang untuk hipass midrange (no 3) dan lowpass midbass (no4) ada di rentang 150-400Hz)


    JENIS 3: FULL ACTIVE CROSSOVER -Solusi buat yang borju- :smt003

    Gambar HU+full active

    Jenis paling populer di kalangan 'berduit' mostly kita menggunakan Processor yang canggih macam PXAH701, atau Audison Bit 1 -yang penuh 'bug' itu- atau menggunakan internal processor dari HU kelas 'borju' macam Pioneer P99, atau Clarion HX-D2. Cara lain, bisa juga kita menggunakan power dengan crossover super lengkap seperti yang ada pada ARC Signature edition.

    Intinya, tidak ada passife di sini, semua fungsi crossover diikerjakan dan diatur oleh tombol-tombol kecil nan pintar, Drawbacknya, konstruksi ini memerlukan HU yang mahal, dan power yang banyak -dan tentu juga- mahal. Well, duit ga boong. :smt003

    Sebenarnya masih ada beberapa konstruksi lain yang banyak digunakan, seperti menggunakan passife, namun tetap memisahkan power antara Tweeter dan midrange, namun hal itu tidak terlalu umum terjadi.

    Terima kasih atas Kebaikan suhu Unsac yg tlah banyak berbagi di Forum ini ...sangat bermanfaat bagi kita smua..khususnya nubie spt saya..

    Moga ini menjadi amal Shaleh Suhu dan menjadi Kemajuan bagi Dunia Audio khususnya di Indonesia..Amin

    br

    fixs

  8. #7
    Kopral Kepala
    Posts
    147
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 48 Mins 32 Secs
    ahh.. seandainya suhu ada di jakarta

  9. #8
    Letnan Dua
    Location
    SemaRang-SuraBaya
    Posts
    1,243
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 23 Hrs 36 Mins 12 Secs
    Mantabbbb SUHUUU BANGKITTT!!!!!! yeyeyeyyeyeyyyy ^^

  10. #9
    Sersan Kepala
    Posts
    622
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 19 Hrs 37 Mins 6 Secs
    Andaikan semua seperti bro unscac....tq boss...sangat bermanfaat bagi pemula seperti saya...

  11. #10
    Letnan Kolonel
    Location
    klaten
    Posts
    6,539
    Power
    40 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 1 Day 1 Hr 40 Mins 16 Secs
    Quote Originally Posted by iC_Michael View Post
    Mantabbbb SUHUUU BANGKITTT!!!!!! yeyeyeyyeyeyyyy ^^
    iyaa neeeeehhhh.....akhirnya suhu Hwely nongol lagi....
    ke mana aja nih boss...?? sampe forum terlantar.....
    wkwkwkwkwk

 

 
Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Mitsubishi Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Tutorial Bagaimana Mengoptimalkan Midbass di Mobil
    By asawendo in forum Diskusi Speaker
    Replies: 583
    Last Post: 11th January 2017, 19:36
  2. Tutorial Bagaimana Mengoptimalkan Subwoofer di Mobil
    By asawendo in forum Diskusi Subwoofer
    Replies: 445
    Last Post: 10th January 2017, 13:04
  3. Tutorial Bagaimana Mengoptimalkan Tweeter di Mobil
    By asawendo in forum Diskusi Speaker
    Replies: 401
    Last Post: 14th December 2015, 07:34
  4. Tutorial Bagaimana Mengoptimalkan Midrange di Mobil
    By asawendo in forum Diskusi Speaker
    Replies: 196
    Last Post: 14th July 2015, 23:59
  5. Replies: 132
    Last Post: 2nd October 2014, 19:46
Back to top