Diskusi Tentang Efek Kabel
Scuto Laminating Simota HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 14 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 132
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/194
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Sersan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    249
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 15 Mins 26 Secs

    Diskusi Tentang Efek Kabel

    Setelah beberapa hari "ndompleng" threads orang, saya tertarik ingin buka thread sendiri ttg kabel, secara spesifik tentang kabel interconnect atau RCA dan kabel speaker (terutama kabel2 high end semacam Cardas, Kimber Kable, Tara Labs dan lain sebagainya). Apa yg akan saya tulis berikut adalah opini saya setelah beberapa tahun menggeluti hobi ini, dan saya mengharapkan diskusi yang intelligent dan sehat dari para rekan2 beserta pakar2 audio lainnya.

    Yang menjadi pertanyaan sebagian besar orang yg menggeluti hobi audio di seluruh dunia, terutama yg baru terjun ke dalam hobi ini adalah: apakah benar kabel audio bisa mempunyai karakter suara sendiri? Apakah dengan memasang kabel "X" suaranya bisa menjadi lebih tebal/tipis/warm/smooth/airy/karakter sonic lainnya? Pertanyaan tersebut sangat wajar, mengingat banyak sekali hal2 yg bisa dihitung (atau quantifiable) dengan menggunakan science. Pengembangan kabel atau komponen audio lainnya tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang diakselerasi oleh kemajuan ilmu pengetahuan di bidang fisika/matematika dan lain sebagainya, sehingga semestinya sebuah kabel bisa dianalisa dari sisi science. Namun banyak sekali kabel2 keluaran butik2 audio tersebut yg justru claim bahwa kabel "Y" punya karakter "Z" sehingga lebih bagus, dan banyak penggemar audio yg punya opini2 seperti demikian.

    Pada dasarnya ada 2 kubu yg saling bertolak belakang ttg kabel audio. Kubu pertama adalah kubu yg menganggap bahwa kabel audio mempunyai karakter suara tertentu yg bisa membuat suara sistem audio-nya lebih "bagus". Dengan memakai kabel tertentu warna suara bisa lebih "bagus", soundstage dan image bisa lebih "bagus" dan lain sebagainya (pengertian bagus di sini berbeda2 antara satu penggemar dengan lainnya, tapi mereka pada dasarnya setuju bahwa kabel punya karakter suara sendiri).

    Kubu kedua adalah kubu yg menganggap bahwa kabel adalah kabel, titik. Asal build quality bagus, teknik pembuatan dan materi dari si kabel memang cocok untuk audio dan tidak menyalahi hukum ilmu pengetahuan, dan bisa dianalisa secara teknis maka tidak ada gunanya beli kabel mahal2. Orang2 tersebut rely sama analisa ilmiah yg bisa di-replikasi dan bisa diperhitungkan.

    Nah, saya pribadi memilih untuk berada di antara 2 kubu tersebut alias netral, meskipun terus terang saya ada sedikit kecenderungan untuk lebih memilih kubu kedua, dengan alasan2 sebagai berikut:

    1. Harga. Pada dasarnya harga kabel2 high end mahal. Ada yg harganya bisa 5 juta/meter, 10 juta/meter, 15 juta/meter dan lain sebagainya. Dana saya belum ada untuk bisa membeli kabel audio seperti itu.

    2. Ambient noise (suara lingkungan) di mobil jauh lebih tinggi daripada di home. Kabel2 tersebut biasanya dibuat untuk home audio (meskipun ada kabel high end untuk car audio). Di rumah, atau lebih tepatnya di kamar audio khusus ambient noise-nya sangat rendah, bisa antara 20 dB sampai 40 dB. Sementara kalau di mobil ambient noise-nya sudah tinggi. Ada suara masuk dari ban, jalan, bajaj dan motor lewat, belum lagi suara bising dari mobil lainnya. Dengan asumsi bahwa kabel2 tersebut memang punya karakter suara sendiri2, pasti perubahan karakter tersebut lebih kentara kalau didengar di sistem yg terletak di ruangan dimana ambient noise-nya rendah. Jadi pemakaian kabel2 seperti itu di mobil rasanya mubazir, karena perubahan karakter suara tersebut akan susah sekali untuk didengar di mobil yg "berisik".

    3. Alasan lain adalah karena telinga atau kuping manusia adalah instrumen analisis yang sama sekali tidak reliable; dia bisa dipengaruhi oleh emosi si manusia itu sendiri, dan mempunyai kemampuan yg hebat dalam menyesuaikan sensitivitas-nya terhadap suara2 yg berdatangan. Contoh: dari lingkungan yg hening coba masuk ke ruangan yg hingar bingar macam club yg lagi main house music. Untuk beberapa saat, pasti kedengeran berisik dan memekak-kan telinga. Tetapi setelah itu telinga bisa menyesuaikan sensitivitas-nya sehingga tidak akan kedengeran seberisik sebelumnya.

    4. Efek placebo. Oleh karena emosi (yg menjadi bagian dari manusia), pengharapan bahwa kabel2 yg sudah dibeli pasti memberikan perubahan karakter suara bisa membuat orang jadi bias; atau lebih tepatnya si pembeli akan mendengar perubahan tersebut karena sudah dipengaruhi sama emosi dan keyakinannya bahwa kabel tersebut punya karakter suara tersendiri.

    5. Di forum head unit, specifically di threads ttg HX-D2 vs. F#1 Status masswork memberikan opini bahwa yg namanya audiophile itu ingin mendengarkan sistem yg sangat mendekati asli-nya, atau sesuai dengan waktu recording di studio/live event. Kalau dari asalnya bass/midrange/treble-nya tipis (atau tebal) ya mustinya dengar di playback sistem ya seperti itu. Kalau saya boleh memakai opini tersebut dalam konteks di diskusi ini, dengan memakai kabel2 yg punya karakter suara sendiri2 berarti sudah mengubah signal sehingga yg keluar dari speaker akan beda dari yg di-inginkan oleh si artis dan recording engineer-nya. Bukankah seharusnya kabel atau komponen audio yg lainnya itu transparan, tidak mengurangi atau menambah signal?

    6. Pernah saya baca bahwa pemakaian materi tertentu atau geometri dari susunan kabel dan cara pembuatan memang bisa mengubah signal akan tetapi perubahan2 tersebut terjadi di signal bandwith diluar bandwith pendengaran manusia (20 Hz-20 kHz). Jadi kalau tidak bisa didengar dan dirasakan untuk apa?

    Inilah 6 alasan saya...pun demikian saya tetap open minded dan mengharapkan reply dan opini intelligent tentang topik ini. Mari kita berdiskusi dengan sehat, dan saya berharap dari sini bisa ada benang merah yg bisa kita tarik dan kita jadikan input yg berguna.

    Saya persilahkan (dan mohon maaf kalau panjang sekali tulisannya... :wink: )

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Letnan Dua
    Location
    Cirebon-Depok
    Posts
    1,420
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 3 Hrs 50 Mins 35 Secs
    Pada dasarnya saya sependapat dgn bodapa, dgn beberapa tambahan (sesuai nomornya ya)
    1. Mengapa mahal ? banyak sekali faktornya, tetapi sebagian terbesar IMHO adalah karena kita disuruh bayar biaya R&D nya juga, plus branding, bea promosi dll. Dari sisi harga materi pembuatnya barangkali kurang dari setengahnya. Contoh ekstrimnya spt ini: kabel perak yg beratnya 1 kg, bisa2 akan jauh lebih mahal dr perhiasan perak dgn berat yg sama.

    2. Pemakaian kabel mahal di mobil layaknya untuk kontes saja. Sudah ada contoh di thread lain, ada sistem masuk katagori 20 juta, tapi krn hrg kabel tdk dihitung maka dia pake kabel2 mahal yg mungkin lbh mahal dr 20 jt. Utk pemakaian sehari-hari saya sendiri memakai patokan nilainya maksimal 30% dr hrg keseluruhan sistem.Kabel mahal IMHO tidak akan terdengar mahalnya begitu mobil kita jalan.

    3. Saya kutip dari pak David Lumanauw saja: "telinga manusia bukanlah seperti alat ukur". Sensitivitas terhadap frekuensi saja berbeda-beda. Spiker mid yg responnya flat misal dr 100hz s/d 4khz mungkin akan kita katakan 'tebal', pdhl sebenarnya krn telinga kita lebih sensitif thdp frek mid.

    4. Kurang ngerti istilahnya, tapi ngerti prinsipnya CMIIW kita bisa ikut2an terpengaruh temen,installer,'pakar' yg bilang kabel 'X' punya karakter 'Y'.

    5. Sebelum tes dengar memang sebaiknya kita kenali dulu sumber suara/cd pd waktu rekamnya. Jgn sampai kita keburu berpendapat: "pake kabel ini kok jd kering", pdhl sebenarnya kabel itu 'jujur', hanya kitanya memang tidak kenal betul sama rekaman aslinya.

    6. Pernah baca soal kabel Analysis Plus, tapi disitu lebih ttg 'arah' dr low atau high frek thd geometri kabel, tapi frek brpnya kayaknya gak disebutin.

    just my rp 2
    (replynya lmyn pjg jg kan )
    :wink:

  4. #3
    Sersan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    249
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 15 Mins 26 Secs
    Makasih deha atas inputnya. Gak kepikir saya akan sensitivitas telinga manusia dan korelasi-nya dengan frequency response...iya ya, kalau lihat curva Fletcher dan Munson baru ngeh...

    Tapi jelas ada 1 hal yg bikin saya bingung. Kalau tidak salah pernah ada kabel speaker yg direksional, jadi hanya bisa dipasang 1 arah (misalnya dari ampli ke speaker) dan tidak bisa dipasang terbalik arahnya (ada tanda panah-nya tergambar di jacket kabel tsb). Saya memang kurang paham elektronik, tapi bukannya signal listrik selepas dari ampli itu "bentuk"-nya sudah AC (alternating current) yg bi-directional, bukan lagi DC (direct current)? Mustinya kabel speaker tidak peduli dia mau dipasang kaya bagaimana, wong bisa dibalik kok, yg positif dipasang ke terminal negatif dan sebaliknya. Hasilnya? Speaker cone bukan maju dulu tapi mundur, alias fase absolut-nya minus. Suaranya ya tetap sama...

    Nah, contoh seperti inilah yg sering di-sebal-kan sama orang2 yg ngerti teknis, bahwa ini sama saja dengan penipuan. Bagaimana dengan efek kabel yg lain yg kurang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dan hanya menggunakan telinga manusia sebagai tolak ukur-nya?

    Jadi kalau dipikir2, saya juga sependapat dengan deha yg menetapkan bahwa harga kabel tidak lebih dari 30 persen dari harga total komponen lain. Persentase saya mungkin beda, tapi yg jelas kalau sisi ilmiah-nya dan harga-nya wajar, mengapa tidak?

    Ayo, yg lain bagaimana, mohon ikutan dan post your response.

  5. #4
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 8 Hrs 29 Mins 43 Secs
    Kabel, never ending story
    Saya juga mau ikutan ahhh:

    1. Harga, yoi mahal ajah. Denger2 sih untungnya jualan kabel 'high-end' itu marginnya bisa 50%++. Kalau melihat harganya, trus terang saya lebih memilih upgrade komponen lain daripada beli kabel semahal itu (bukan berarti trus beli kabel asal2an ya).
    Misalnya kabel 15 juta/meter, kalau saya pakai 6 meter berarti 90jt.. bisa beli APV, hehehe Atau malah bisa bangun kamar akustik khusus untuk dengerin lagu dirumah (sorry ngga nyambung)

    2. Setuju dengan suara diluar. Lagi2, daripada beli kabel, mendingan buat beli peredam suara kali ye? Dijamin efeknya lebih mumpuni Bayangin aja, kalau misalnya kabel itu bisa memberi efek men-detailkan suara, atau nambah tipis/tebel suara hingga 3db saja (sama dengan 2x nambah daya di power ampli), berapa dB noise yang datang dari luar mobil kita?Saingannya suara bajaj gitu loh

    3. Agreed
    4. Agreed
    5. Setuju.
    6. Setuju.

    Ngobrol2 persentase harga kabel vs total sistem, yang pasti sih saya pengguna kabel murah meriah Kabel RCA + speaker yang gw pake itu total jendral ngga lebih dari 300rebu deh, hahaha )
    Tapi dengan instalasi yang benar, grounding yang benar, noise, humm, storing segala macem lenyap.

    Tapi emang sih, ada produsen kabel yang betul2 buruk sehingga mempengaruhi suara. Contohnya pada kabel RCA, misalnya tidak ground-shielded sehingga mengakibatkan noise, atau kabel speaker dengan ukuran yang terlalu kecil sehingga tidak mampu mendeliver V.I yang dihasilkan oleh ampli (salah2 bisa terbakar). Kabel2 seperti ini memang memperburuk suasana.

    Lain halnya penggunaan kabel mahal untuk long-run investment. Misalnya pakai kabel yang lebih tahan terhadap korosi, karat dsb. Hal ini sih bisa dimaklumi.

    Malah menurut saya, di waktu yang akan datang, akan muncul HU-Ampli yang interkoneksinya menggunakan kabel optik, bukan lagi RCA analog seperti sekarang. Nah kalau sudah begini bisa jadi rame

    Intinya sih menurut saya mendingan spend the right sum of money in the right post... Kalau di thread lain, saya contohkan misalnya dengan memanfaatkan dana yang ada untuk bi-amping, instead of buying expensive cable which you can't really tell the difference.
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  6. #5
    Sersan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    249
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 15 Mins 26 Secs
    masswork, makasih udah ikutan. Saya sempat baca ttg thread as masswork sebut, reference-nya ternyata audioholics ya? Hahaha...udah lama gak baca di situ. Tapi just in case pembaca lain interested untuk lebih mendalami sisi teknis dari audio, bisa lihat situs tersebut, terutama bagian audio principles-nya: http://www.audioholics.com/techtips/audioprinciples/

    Emang situs tersebut jauh lebih konsen ke home audio, tapi artikel2 di section yg udah saya kasih di atas bagus2 semua. Kalau yg khusus ttg car audio banyak, ini salah satunya: http://www.bcae1.com/

    Kalo yg itu dijelasin mulai dari elektron sampai...ah pokoknya banyak deh. Penjelasannya gak ribet, cuman agak panjang. Bacanya pelan2, 1 section sehari udah cukup. Dijamin lebih ngerti dari sebelumnya. Saya sendiri kalau masih ragu ttg suatu subject ya ke situs bcae1 itu dulu.

    Ayo, ada lagi?

  7. #6
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 8 Hrs 29 Mins 43 Secs
    Quote Originally Posted by bodapa
    masswork, makasih udah ikutan. Saya sempat baca ttg thread as masswork sebut, reference-nya ternyata audioholics ya? Hahaha...udah lama gak baca di situ. Tapi just in case pembaca lain interested untuk lebih mendalami sisi teknis dari audio, bisa lihat situs tersebut, terutama bagian audio principles-nya: http://www.audioholics.com/techtips/audioprinciples/
    Yup,
    dulu gw sempet browsing2 mengenai kabel waktu masang home audio.
    Kebetulan saya pake wharfedale yang bisa bi-wire. Jadi penasaran, trus browse sana sini mengenai kabel dan segala marketing hype yang ada skrg.

    Dan akhirnya saya end-up dengan bi-wiring. Bukan berarti bi-wire lebih bagus, tapi gue males aja ngebalikinnya lagi buat ngebandingin, hehehe.
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  8. #7
    Mayor
    Location
    Sebelah Bank BRI cabang Kapuk Raya
    Posts
    4,680
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    gak ngerti apa2 males bacanya terlalu spesifik.

    pokoknya kabel yang baik itu kalo bisa hambatan dalamnya benar2 kecil. let's say 0.0001 ohm/meter.
    kalo kabel jelek, biasanya hambatan dalemnya tuh besar.

    kalo emang mao bikin sistem ideal tanpa adanya disipasi daya (gak mungkin sih), kabel harus seminim mungkin dan sekecil mungkin hambatan dalamnya.

  9. #8
    Sersan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    249
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 15 Mins 26 Secs
    Terlalu spesifik yg bagaimana minds, situs2 yg dikasih atau opini2 yg diberikan di threads ini? Kalau situs itu di luar kemampuan saya, tapi kalo opini (terutama opini pembuka) saya emang bersalah nulis-nya terlalu banyak.

    Saya rangkum deh, opini saya yg pertama. Jadi saya membuka thread ini dengan anggapan di hobi audio bahwa kabel, terutama kabel2 keluaran butik2 audio macam Cardas, Tara Labs, Kimber dan lain lain itu punya efek atau karakter suara tertentu. Dijaman yg serba ilmiah ini, apa iya seperti itu? jadi ada 2 kubu dalam hal ini, kubu yg menganggap bahwa iya ada efek-nya (seperti mengubah tonal balance, bisa bikin sound lebih tebal/tipis/high-nya licin dan lain sebagainya) dan ada kubu yg menganggap bahwa kabel adalah kabel, asal "jeroan"-nya sesuai, material yang dipakai masuk akal dan efek-nya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, ngapain pake kabel yg harganya selangit? Saya sifat-nya open minded dan berusaha netral, tapi terus terang ada kecenderungan untuk milih kubu yg kedua, dng alasan2 yg saya ungkapkan di awal.

    Biar singkat, cukup kalimat awal aja yah, kalo detail-nya liat posting paling pertama:

    1. Harga. Gak ada duit buat beli kabel semahal itu.
    2. Suara lingkungan. Noise yg dari luar mobil sifatnya terlalu besar untuk kita bisa dengar perubahan sistem yg disebabkan oleh si kabel audio.
    3. Kuping manusia gak bisa diperhitungkan karena punya kemampuan untuk menyesuaikan diri.
    4. Efek placebo. Kita bakal mendengar "perubahan" karena kita emang dari awal mengharapkan "perubahan" itu terjadi.
    5. Kabel yg punya karakter suara tertentu musti-nya menyalahi aturan audiophile, dimana dia pengen suara-nya se-asli mungkin. Kalo kabel punya karakter suara tertentu kan artinya mengubah signal jadi gak asli lagi.
    6. Dan sisi teknis lainnya.

    Saya bikin thread ini karena pengen tahu, bagaimana cara-nya orang bisa denger bahwa kabel "x" bisa punya karakter suara tertentu, apa alasannya orang beli kabel kaya begitu, dan worth it gak beli kabel kaya begitu. Kalau tulisan saya yg awal kepanjangan, mohon maaf, tapi tolong dibaca lagi yah...bukan hambatannya yg saya diskusikan di sini.

  10. #9
    Kolonel
    Location
    Sebelah tetangga
    Posts
    8,836
    Power
    20 
    M-Store Point
    0
    Online
    9 Hrs 37 Secs
    pusing bacanya. suer ! :lol:

  11. #10
    Sersan Kepala
    Posts
    683
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    Ini sich jawaban yang gw cari, karena sampai sekarang gw sendiri bingung cari jawabannya, makanya sampai gw gua buka topic mengenai kabel, karena sampai saat ini susah sekali bedain hasil antara satu kabel dengan yang lain.

    Thank,s yach bodapa & masswork.

 

 
Page 1 of 14 12345 ... LastLast
Venom 300x250 Mega Glodok Kemayoran

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. BARU Per Eibach Tein HnR OME semua mobil diskusi tentang per kumpul disini DBM
    By DasBesteMotorsport in forum Per & Shockbreaker
    Replies: 29
    Last Post: 9th June 2014, 12:22
  2. Diskusi yuk tentang Mudik bersama 2008
    By Shika_Nara in forum Automotive
    Replies: 0
    Last Post: 14th October 2008, 11:52
  3. Diskusi Tentang Perangko
    By Jawa in forum Automotive
    Replies: 5
    Last Post: 7th August 2008, 21:59
  4. tentang efek Bio solar
    By esdp in forum Diskusi Mesin
    Replies: 22
    Last Post: 16th December 2006, 05:53
  5. Tentang materi kabel yg baik
    By Gajah_terbang in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 4
    Last Post: 15th August 2006, 17:19
Back to top