Arti Dari Setiap Pemberian Nomor Polisi di Kendaraan Anda!!!

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 4 1234 LastLast
Results 1 to 10 of 32
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/190297
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs

    Arti Dari Setiap Pemberian Nomor Polisi di Kendaraan Anda!!!

    Arti Dari Setiap Pemberian Nomor Polisi di Kendaraan Anda!!!

    Setiap kendaraan pastilah mempunyai plat nomor. Sebagian orang tidak
    tahu apa arti dari nomor yang terpajang di depan dan belakang
    kendaraanya tersebut. Mau tahu artinya?
    Nomor polisi diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan
    bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1-4 angka, dan ditempatkan
    setelah Kode Wilayah Pendaftaran. Nomor urut pendaftaran dialokasikan
    sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor(untuk wilayah DKI Jakarta):
    1 - 2999, 8000 - 8999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang.
    3000 - 6999, dialokasikan untuk sepeda motor.
    Mulai Februari 2010 nomor kendaraan untuk Jakarta Timur (berkode T)
    telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    7000 - 7999, dialokasikan untuk bus.
    9000 - 9999, dialokasikan untuk kendaraan beban.

    Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis
    digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor
    awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A
    - Z di belakang angka pendaftaran. Apabila huruf di belakang angka
    sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka
    penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka
    pendaftaran.

    Khusus untuk DKI Jakarta, dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di
    belakang angka pendaftaran, sesuai kategori atau dengan permintaan
    khusus.

    Format kategori 3 huruf seri umum yaitu: B XXXX XYZ

    X = Umumnya mewakili tempat kendaraan tersebut terdaftar

    Huruf yang mewakili kategori tempat terdaftarnya kendaraan:

    U -> Jakarta Utara

    B -> Jakarta Barat

    P -> Jakarta Pusat

    S -> Jakarta Selatan

    T -> Jakarta Timur

    E -> Depok

    N -> Tangerang

    C -> Tangerang

    K -> Bekasi

    F -> Bekasi

    Y = Umumnya jenis kedaraan berdasar golongan

    Huruf yang mewakili kategori kendaraan:

    A -> Sedan

    F -> Minibus, Hatchback, City Car

    J -> Jip dan SUV


    Z = Huruf acak yang diberikan untuk pembeda

    Contoh: B XXXX PAA -> Mobil tersebut terdaftar di Jakarta Pusat (P),
    berjenis sedan (A), dan memiliki huruf pembeda (A).

    Nomor kendaraan juga memiliki kode wilayah

    Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan
    Kapolri Nomor Polisi 4 Tahun 2006.
    Sumatera
    BL = Nanggroe Aceh Darussalam
    BB = Sumatera Utara bagian Barat (pesisir Barat)
    BK = Sumatera Utara bagian Timur (pesisir Timur)
    BA = Sumatera Barat
    BM = Riau
    BP = Kepulauan Riau
    BG = Sumatera Selatan
    BN = Kepulauan Bangka Belitung
    BE = Lampung
    BD = Bengkulu
    BH = Jambi
    Jawa
    DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
    A = Banten: Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon,
    Kabupaten Lebak, sebagian Kabupaten Tangerang
    B = DKI Jakarta, Kabupaten/Kota Tangerang, Kabupaten/Kota
    Bekasi(B-K**), Kota Depok
    D = Kabupaten/Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
    E = eks Karesidenan Cirebon: Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten
    Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan (E - YA/YB/YC/YD)
    F = eks Karesidenan Bogor: Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten Cianjur,
    Kabupaten/Kota Sukabumi
    T = Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten
    Bekasi, Kabupaten Subang
    Z = Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya (Z - H), Kabupaten
    Sumedang, Kabupaten Ciamis (Z - T/W), Kota Banjar [1]
    Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
    G = eks Karesidenan Pekalongan: Kabupaten (G - B)/Kota Pekalongan (G -
    A), Kabupaten (G - F)/Kota Tegal (G - E), Kabupaten Brebes, Kabupaten
    Batang (G - C), Kabupaten Pemalang (G - D)
    H = eks Karesidenan Semarang: Kabupaten/Kota Semarang, Kota Salatiga,
    Kabupaten Kendal (H - D), Kabupaten Demak
    K = eks Karesidenan Pati: Kabupaten Pati (K - A), Kabupaten Kudus (K -
    B), Kabupaten Jepara (K - C), Kabupaten Rembang (K - D), Kabupaten
    Blora (K - E), Kabupaten Grobogan (K - F), Kecamatan Cepu (K - N ; K -
    Y)
    R = eks Karesidenan Banyumas: Kabupaten Banyumas (R - A/H/S),
    Kabupaten Cilacap (R - B/K/T), Kabupaten Purbalingga (R - C),
    Kabupaten Banjarnegara
    AA = eks Karesidenan Kedu: Kabupaten (AA - B) /Kota Magelang (AA - A),
    Kabupaten Purworejo (AA - C/L/V), Kabupaten Kebumen (AA - D/M),
    Kabupaten Temanggung (AA - E), Kabupaten Wonosobo (AA - F)
    AB = DI Yogyakarta: Kota Yogyakarta (A/H/F), Kabupaten Bantul (B/G),
    Kabupaten Gunung Kidul (D/W), Kabupaten Sleman (E/N/Y/Q/Z/U),
    Kabupaten Kulon Progo (C)
    AD = eks Karesidenan Surakarta: Kota Surakarta (AD), Kabupaten
    Sukoharjo (AD - B/K/T), Kabupaten Boyolali (AD - D/M), Kabupaten
    Sragen (AD - E/N/Y), Kabupaten Karanganyar (AD - F/P), Kabupaten
    Wonogiri (AD - G/R), Kabupaten Klaten (AD - J/C/L/V)
    contoh : AD1234CB AD1234CK AD1234CT merupakan TNKB dari Kabupaten Sukoharjo.
    Jawa Timur
    L = Kota Surabaya
    M = eks Karesidenan Madura: Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep,
    Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan
    N = eks Karesidenan Malang: Kabupaten/Kota Malang(A-E), Kabupaten/Kota
    Probolinggo, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kota Batu
    P = eks Karesidenan Besuki: Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo,
    Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi
    S = eks Karesidenan Bojonegoro: Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten/Kota
    Mojokerto, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jombang[2]
    W = Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik[3]
    AE = eks Karesidenan Madiun: Kabupaten/Kota Madiun, Kabupaten Ngawi,
    Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan
    AG = eks Karesidenan Kediri: Kabupaten (D-J)/Kota Kediri(A-C),
    Kabupaten(K-L)/Kota Blitar(M-N), Kabupaten Tulungagung(P-T), Kabupaten
    Nganjuk(U-W), Kabupaten Trenggalek(Y-Z)
    Catatan:
    ^ Daerah dengan kode wilayah Z sebelumnya memiliki kode wilayah D (eks
    Karesidenan Parahyangan)
    ^ Jombang memiliki kode wilayah S sejak tahun 2005, sebelumnya
    memiliki kode wilayah W
    ^ Daerah dengan kode wilayah W sebelumnya memiliki kode wilayah L (eks
    Karesidenan Surabaya)
    Bali dan Nusa Tenggara
    DK = Bali
    DR = NTB I (Pulau Lombok: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat,
    Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Tengah)
    EA = NTB II (Pulau Sumbawa: Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten
    Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten/Kota Bima)
    DH = NTT I (Pulau Timor: Kabupaten/Kota Kupang, Kabupaten TTU, TTS,
    Kabupaten Rote Ndao)
    EB = NTT II (Pulau Flores dan kepulauan: Kabupaten Manggarai Barat,
    Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka,
    Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor)
    ED = NTT III (Pulau Sumba: Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur)
    Kalimantan
    KB = Kalimantan Barat
    DA = Kalimantan Selatan
    KH = Kalimantan Tengah
    KT = Kalimantan Timur
    Sulawesi
    DB = Sulawesi Utara Daratan (Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung,
    Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa
    Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara,
    Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,
    Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan)
    DL = Sulawesi Utara Kepulauan (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten
    Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Sitaro)
    DM = Gorontalo
    DN = Sulawesi Tengah
    DT = Sulawesi Tenggara
    DD = Sulawesi Selatan
    DC = Sulawesi Barat
    Maluku dan Papua
    DE = Maluku
    DG = Maluku Utara
    DS = Papua dan Papua Barat
    Tidak digunakan
    DF = Timor Timur (telah menjadi negara sendiri)

    Ada juga lho plat nomor khusus pemerintahan dan diplomatik.

    Presiden dan pejabat pemerintahan pusat

    Mobil dinas pejabat negara memiliki plat nomor khusus. Jika pada saat
    pejabat tersebut bertugas ke wilayah di luar ibukota RI atau kunjungan
    dinas ke luar negeri, maka plat nomor tersebut akan dipasangkan pada
    mobil yang dinaiki oleh pejabat bersangkutan.

    Berikut adalah daftar nomor polisi untuk kenderaan pejabat penting di Indonesia:
    RI 1: Presiden
    RI 2: Wakil Presiden
    RI 3: Istri/suami presiden
    RI 4: Istri/suami wakil presiden
    RI 5: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
    RI 6: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat
    RI 7: Ketua Dewan Perwakilan Daerah
    RI 8: Ketua Mahkamah Agung
    RI 9: Ketua Mahkamah Konstitusi
    RI 10: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
    RI 11: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
    RI 12: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
    RI 13: Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
    RI 14: Menteri Sekretaris Negara
    RI 15: Sekretaris Kabinet
    RI 16: Menteri Dalam Negeri
    RI 17: Menteri Luar Negeri
    RI 18: Menteri Pertahanan
    RI 19: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    RI 20: Menteri Keuangan
    RI 21: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
    RI 22: Menteri Perindustrian
    RI 23: Menteri Perdagangan
    RI 24: Menteri Pertanian
    RI 25: Menteri Kehutanan
    RI 26: Menteri Perhubungan
    RI 27: Menteri Kelautan dan Perikanan
    RI 28: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
    RI 29: Menteri Pekerjaan Umum
    RI 30: Menteri Kesehatan
    RI 31: Menteri Pendidikan Nasional
    RI 32: Menteri Sosial
    RI 33: Menteri Agama
    RI 34: Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
    RI 35: Menteri Komunikasi dan Informatika
    RI 36: Menteri Negara Riset dan Teknologi
    RI 37: Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
    RI 38: Menteri Negara Lingkungan Hidup
    RI 39: Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
    RI 40: Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
    RI 41: Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal
    RI 42: Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Badan
    Perencanaan Pembangunan Nasional
    RI 43: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
    RI 44: Menteri Negara Perumahan Rakyat
    RI 45: Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
    RI 46: Jaksa Agung
    RI 47: Panglima Tentara Nasional Indonesia
    RI 48: Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
    RI 49: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
    RI 52: Wakil Ketua DPR
    RI 59: Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan

    Catatan: Nomor kendaraan Pejabat Negara / Menteri sering berganti, hal
    ini disesuaikan dengan jumlah anggota Kabinet. Misalnya pada Kabinet
    Indonesia Bersatu II (2009-2014) Jabatan Sekretaris Kabinet bukan
    setingkat menteri, sehingga Nomor Kendaraan untuk beberapa menteri
    berubah. Sebagai contoh saat ini Kepala BIN menggunakan RI 49.
    Korps diplomatik dan konsuler

    Mobil milik korps diplomatik (Kedutaan besar maupun organisasi
    internasional) memiliki kode khusus, yakni CD (singkatan dari Corps
    Diplomatique) atau CC (singkatan dari Corps Consulaire), diikuti
    dengan angka. Untuk mendapatkan STNK dan BPKB, haruslah mendapatkan
    rekomendasi dari Departemen Luar Negeri. Kendaraan dengan nomor polisi
    ini secara sah sudah berada di luar teritori (extrateritorial) hukum
    dan regulasi Republik Indonesia.

    Berikut adalah daftar nomor polisi untuk korps diplomatik di Indonesia:
    CD 12: Amerika Serikat
    CD 13: India
    CD 14: Britania Raya
    CD 15: Vatikan
    CD 16: Norwegia
    CD 17: Pakistan
    CD 18: Myanmar
    CD 19: Republik Rakyat Cina
    CD 20: Swedia
    CD 21: Arab Saudi
    CD 22: Thailand
    CD 23: Mesir
    CD 24: Perancis
    CD 25: Filipina
    CD 26: Australia
    CD 27: Irak
    CD 28: Belgia
    CD 29: Uni Emirat Arab
    CD 30: Italia
    CD 31: Swiss
    CD 32: Jerman
    CD 33: Sri Lanka
    CD 34: Denmark
    CD 35: Kanada
    CD 36: Brasil
    CD 37: Rusia
    CD 38: Afganistan
    CD 39: Yugoslavia (Serbia ?)
    CD 40: Republik Ceko
    CD 41: Finlandia
    CD 42: Meksiko
    CD 43: Hongaria
    CD 44: Polandia
    CD 45: Iran
    CD 47: Malaysia
    CD 48: Turki
    CD 49: Jepang
    CD 50: Bulgaria
    CD 51: Kamboja
    CD 52: Argentina
    CD 53: Romania
    CD 54: Yunani
    CD 55: Yordania
    CD 56: Austria
    CD 57: Suriah
    CD 58: Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP)
    CD 59: Selandia Baru
    CD 60: Belanda
    CD 61: Yaman
    CD 62: Kesatuan Pos Sedunia (UPU)
    CD 63: Portugal
    CD 64: Aljazair
    CD 65: Korea Utara
    CD 66: Vietnam
    CD 67: Singapura
    CD 68: Spanyol
    CD 69: Bangladesh
    CD 70: Panama
    CD 71: Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)
    CD 72: Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan
    Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO)
    CD 73: Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO)
    CD 74: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
    CD 75: Korea Selatan
    CD 76: Bank Pembangunan Asia (ADB)
    CD 77: Bank Dunia
    CD 78: Dana Moneter Internasional (IMF)
    CD 79: Organisasi Buruh Internasional (ILO)
    CD 80: Papua Nugini
    CD 81: Nigeria
    CD 82: Chili
    CD 83: Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Pengungsi (UNHCR)
    CD 84: Program Pangan Dunia (WFP)
    CD 85: Venezuela
    CD 86: ESCAP
    CD 87: Kolombia
    CD 88: Brunei
    CD 89: UNIC
    CD 90: IFC
    CD 91: United Nations Transitional Administration in East Timor
    CD 97: Palang Merah
    CD 98: Maroko
    CD 99: Uni Eropa
    CD 100: Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau ASEAN (Sekretariat)
    CD 101: Tunisia
    CD 102: Kuwait
    CD 103: Laos
    CD 104: Palestina
    CD 105: Kuba
    CD 106: Organisasi Antar-Parlemen ASEAN (AIPO)
    CD 107: Libya
    CD 108: Peru
    CD 109: Slowakia
    CD 110: Sudan
    CD 111: Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Yayasan)
    CD 112: (Utusan)
    CD 113: Center for International Forestry Research (CIFOR)
    CD 114: Bosnia-Herzegovina
    CD 115: Lebanon
    CD 116: Afrika Selatan
    CD 117: Kroasia
    CD 118: Ukraina
    CD 119: Mali
    CD 120: Uzbekistan
    CD 121: Qatar
    CD 122: United Nations Population Fund (UNFPA)
    CD 123: Mozambik
    CD 124: Kepulauan Marshall

    Mobil operasional staf korps diplomatik memiliki nomor polisi serupa
    dengan kendaraan pribadi (dasar hitam dengan tulisan putih) namun
    dengan format khusus yakni memiliki lima angka dan kode angka negara
    dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian.

    Contoh: "B 12345 15" berarti mobil ini adalah kendaraan operasional
    staff korps diplomatik Vatikan.

    Pada KTT Asia-Afrika 2005, kendaraan para pesertanya dipasang plat
    nomor dengan kode KAA.

    jgn lupa CENDOL nya yah

  2. Jayapoker
  3. #2
    Sersan Dua
    Location
    Tanggerang
    Posts
    296
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    31 Mins 53 Secs
    Pertamaxx
    Nice inpoh gan....
    sorry ane gk pnya cendol

  4. #3
    ID Ini Dicurigai Melakukan Penipuan di http://modifika.si/586663
    Location
    Unknown
    Posts
    28,627
    Power
    134 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 39 Mins 17 Secs
    wah nice inpo gan
    ntar ane cendolin kalo udah ga cepirit

  5. #4
    Letnan Dua
    Location
    Bontang - Jogjakarta - Jakarta - Lampung
    Posts
    1,121
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 35 Mins 26 Secs
    wah, info yg bgus dan sgt lngkap..
    gw aja br bc sparuh nya doank, ntar lnjut lg...
    thanks...

  6. #5
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs
    makasih semua nya
    cendol nya di tunggu

  7. #6
    Honoured Member
    Posts
    3,377
    Power
    33 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 4 Days 4 Hrs 38 Mins 17 Secs
    Mangstab om ansor, nambah pengetahuan ne

  8. #7
    Honoured Member
    Location
    MODIFIKASI.COM
    Posts
    18,296
    Power
    127 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Wks 4 Days 16 Hrs 36 Mins 48 Secs
    kayanya rumus yang lama utk 4 angka dan 2 huruf terakhir udah ga berlaku ya om...?

    soalnya ga masuk/cocok ama nopol di kendaraan ane tuh om... hehe...

    terlebih lagi kalo 2 huruf terakhir "XT" artinya apa tuh om...? soalnya nopol yang ini sering banget diberentiin dan di cek surat2, keterangan polisi yang berentiin "nomornya mencurigakan, sbab XT adalah utk kendaraan eks-taksi" lha....?????:confused: padahal tuh nomor resmi dan ga beli lho...




    "BIASAKAN YANG BENAR, JANGAN BENARKAN YANG BIASA"

    untuk informasi represented member dan pemasangan iklan silahkan menghubungi 0855-786-0855

  9. #8
    Kopral Satu
    Location
    Jogja Gerah Banget...
    Posts
    57
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 1 Hr 48 Mins 45 Secs
    Makasi om infonya...

    Pas dicocokin untuk daerah Jateng DIY masih cocok kok infonya.:smt038:smt038

  10. #9
    Sersan Dua
    Location
    porong hot
    Posts
    224
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    Bagus om infonya... Thx

  11. #10
    Sersan Satu
    Location
    Soerabaja
    Posts
    477
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 20 Hrs 14 Mins 46 Secs

    Thumbs up

    nice info boss......
    ada yg tau arti nomor2 kode khusus gak ya..?? misal BP, BD, ato RI, RPF, ato yang lain....

 

 
Page 1 of 4 1234 LastLast
MBtech NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Jual Jasa Beli Plat Nomor Cantik untuk Kendaraan Anda
    By Belphegor in forum Jual Beli Barang Mobil Lain-Lainnya
    Replies: 264
    Last Post: 6th February 2015, 09:23
  2. [SHARE] Arti dari plat nomor kalian
    By edprthm in forum Automotive
    Replies: 60
    Last Post: 22nd October 2012, 15:48
  3. Nomor Polisi Anda + Pic
    By Benz@ni in forum Merk Lainnya
    Replies: 113
    Last Post: 20th October 2009, 22:01
Back to top