KUPAS TUNTAS: Product & Brand: Ketahui ini supaya katong tidak bolong percuma
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 11 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 102
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/184706
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 54 Mins 40 Secs

    KUPAS TUNTAS: Product & Brand: Ketahui ini supaya katong tidak bolong percuma

    Selama beberapa tahun saya menggeluti dunia audio mobil, saya melihat sangat banyak customer dan penghobby audio yang sangat banyak menerima informasi yang keliru mengenai perangkat-perangkat yang mereka ketahui, masalah ''asli-palsu" atau issu issu 'barang KW' dan sebagainya. Karena masyarakat kurang 'teredukasi' soal ini, maka issu ini sering kali ditiupkan terlalu keras, hingga terjadi saling fitnah dan seterusnya.

    Karena itu, sebagai seri pertama dalam serial 'Kupas Tuntas' maka aku mengangkat tema ini sebagai pembicaraan yang mungkin menarik dan berfaedah bagi modcomer dalam mengerti bagaimana sebenarnya dunia industri audio bekerja dan bergerak.

    Product Are NOT -always- BRAND .
    Banyak orang berpikir bahwa merek=produk=merek, dan begitu seterusnya, kalau merek A, ya bikin di pabrik A, dijual oleh distributor A, dst. Well, It used to be, tapi hari ini dengan system ekonomi yang semakin besar dan global, things doesn't that simple anymore. Barang A, bisa dibuat oleh pabrik B dan dijual oleh distributor C. kurang lebih seperti itu.

    Prinsipnya ada 3 pihak yang berperan ketika sebuah barang dibeli oleh seorang konsumen.

    1. Factory: Pembuat produk tersebut, pihak produsen sebagai SUMBER pertama dari barang tersebut

    2. Desainer: Pihak yang merancang produk tersebut.

    3. Brand: Merek yang DITEMPELKAN pada sebuah produk

    4. Distributor/importir: Orang yang memasarkan produk tersebut.


    Karena kombinasi antara 4 pihak di atas, saya membuat beberapa kategori mengenai Brand

    1. Mother Brand
    Jenis ini yang paling aku kagumi, sekelompok orang dengan impian akan sebuah produk bermutu, berbagi pikiran dan mewujudkannya dalam sebuah produk yang mereka sajikan dengan bangga. Mereka desain sendiri, mereka mencurahkan segala idealisme mereka, dan mereka membuat sendiri produk mereka.

    Ini yang aku sebut sebagai Mother Brand, atau 'Brand ASLI'.

    Biasanya produk seperti ini SELALU memiliki history yang jelas, siapa pendirinya, seperti apa idenya, apa saja sejarah produknya, dan bagaimana produknya teruji dan diakui dalam sejarah dunia. Produk seperti ini tidak selalu di kelas Hi-End, JBL misalnya, salah satu merek tertua di dunia speaker, di susul merek macam Peerless, Vifa, Scanspeak, Seas, Eton, DynAudio, Focal, banyak lagi deretan merek-merek membanggakan. tidak semua adalah pabrikan besar, Seas dan Scanspeak misalnya, adalah perusahaan kecil, sementara Vifa -'mantan' adiknya scanspeak- malah, punya pabrik yang jauh lebih besar.

    Mother brand, tidak juga selalu berada di negara 'sakti' macam amerika, denmark, dsb. Beberapa merek besar juga lahir di 'negara berkembang' Usher dari Taiwan, Tang-Band dari china, even merek lokal macam Cubig yang lahir di Surabaya oleh pabrik Sinar-Baja, dan banyak lagi. Juga Mother Brand yang sebelumnya ada di eropa bukan berarti mereka tidak membuka kemungkinan untuk memindah lokasi produksi mereka, Vifa misalnya, sudah memboyong seluruh pabrik ke china, begitupula dengan Alpine.

    Mother_brand juga ada yang 'menumpang' ke pabrik lain dalam proses produksi, tapi dengan seluruh karya desain dari mereka sendiri.

    Berhubung brand jenis ini punya reputasi tinggi, kita simply tinggal sebut nama mereka di google, dan kita temukan segudang data mereka. tergolong mudah buat kita untuk mentrace mereka, dan ciri dari produk mereka biasanya punya line up yang lengkap namun cuma pada satu jenis produk, misalnya speaker saja, atau amplifier saja, atau dll.

    2. OEM
    Well, tidak semua orang yang punya ide cermelang, punya cukup dana untuk memproduksi sendiri ide mereka, maka mereka lebih suka untuk 'meminjam' pabrik orang.Ada juga Mother Brand yang ingin melengkapi koleksi dalam katalog mereka, misalnya sebuah pabrik power, mereka pengin juga jualan speaker, namun rese sekali untuk bikin pabrik speaker sementara mereka kurang begitu paham mengenai produksi speaker itu sendiri, maka mereka berpikir untuk menumpang produksi pada pabrik speaker yang sudah ada.

    Produk seperti ini dinamakan OEM. Intinya, mereka punya ide mengenai suatu bentuk, biasanya base-on salah produk yang ada di Mother-Brand, terus mereka kembangkan dengan style mereka masing-masing, kemudian mereka meminta kepada pabrik Mother-Brand tersebut untuk membuat sebuah produk yang diluar line-up resmi mereka untuk dimereki sendiri oleh sang pemberi order.

    banyak sekali produk macam ini: Di dunia speaker yang saya tahu misalnya ada Alpine F1 yang merupakan OEM dari scanspeak, trus ada VDOdayton -alm- yang OEMkan dari produk Peerless, ada juga speaker Nakamichi dan CDT yang juga suka mengorder pada Vifa, dsb.


    Namun untuk produk semacam ini, tanggung jawab produk tetap ada pada both desainer (yang mengorder) dan produsen (yang membuat), tidak jarang juga pengorder meminta produsen untuk mengubah sedikit spek yang ada pada line up normal, pada kasus ketika Cello mengorder Peerless SC18 pada Peerless, base on SDS-series, tapi kali ini minta warna lebih cerah pada casingnya, sablon merek pada konusnya, dan juga suspensi yang lebih keras untuk karakter free-air pada pintu mobil. Well, pabrik bikin seperti yang di minta and thats it. Namun pihak pabrik akan TETAP melakukan QC/QA dnegan prosedur standart yang mereka miliki, karena mereka bertanggung jawab untuk menghasilkan suatu tingkatan kualitas seperti yang disepakati.

    Pihak pabrik sendiri tidak pernah secara eksplisit mengakui kalau suatu produk OEM adalah hasil karya mereka, karena memang itu tertulis dalam kontrak, namun biasanya dari karyanya sangat terlihat sekali siapa yang bikin, terutama kalau yang sudah biasa bergulat di dunia yang sama.

    3. Rebrand Product
    Produk Rebrand adalah suatu produk yang dikasih merek oleh importir/penjualnya sendiri, tidak ada hubungan sama sekali antara produk tersebut dengan brand yang ditempel di atasnya. Jenis ini adalah yang paling high-risk dibandingkan yang lain, karena motivasi dibaliknya yang terkadang agak mengerikan, sebuah produk murahan misalnya, karena kurang populer, maka tinggal dikasih label tertentu, dan kemudian dipromokan dengan gencar dan dijual pada rate harga yang kurang wajar . Itu karena lingkup jual jenis Rebrand ini yang tergolong lebih sempit dibandingkan dua jenis di atas.

    Kalau jenis mother brand jelas masalah 'proud' menjadikan mereka tidak mungkin bermain 'gila' sementara di pihak OEM biasanya dicekoki oleh produsen dengan quantity yang cukup 'mengerikan' sehingga mereka juga tidak akan 'do something stupid' karena isi gudang menjadi pertaruhannya. Namun rebrand produk tidak begitu, Simply cetak stiker dan tempel di sebuah produk dan pasarkan, beres. Praktek hit and run yang semacam ini mostly dilakukan demi untuk menutupi identitas asli dari produk tersebut dengan tujuan supaya bisa menjual dengan harga yang 'gelap'. Pembeli tidak akan mengetahui sejarah produk tersebut -karena memang tidak pernah ada- ataupun harga yang berlaku secara global -karena memang cuma dijual secara terbatas, bahkan beberapa diantaranya cuma ada di satu-dua toko-


    So, bagaimana saya bisa mendapatkan barang terbaik pada harga yang paling pantas?

    Ini trik dan tips yang saya sarankan:
    1. Stick to the Mother Brand. Dengan membeli produk yang reputasi akan kualitas dan harga yang terbuka di seluruh dunia, membuat customer tidak akan membeli sebuah produk yang 'kemahalan'

    2. Make the OEM for the second choice. Terkadang kita tidak menemukan speaker yang kita inginkan pada line up mother brand yang ada, misalnya kita suka suara Peerless, tapi di spek aslinya , semua menggunakan karakter suspensi dan impedansi home audio, belum lagi masalah reliability yang berbeda kasus antara home dan car equipment. Maka kita mungkin boleh menoleh pada produk OEM. Itupun, usahakan mencari produk OEM yang dibuat oleh Mother-Brand dengan reputasi yang sangat baik. Kasus yang pernah saya jalani ketika mencoba Peerless HDS, saya kurang impress dengan karakter vocalnya -yang didesain untuk didengarkan secara posisi tegak beriringan dengan tweeter- juga suspensinya yang terlalu lembek, dan bahan konusnya yang terlihat terlalu ringkih untuk dihajar di dalam pintu mobil. Waktu saya bertemu dengan VDO speaker bertype -HPC- saya seperti menemukan Peerless dengan wujud seperti yang saya idamkan: berkonus tebal, suspensi padat dan 4 ohm! :smt023
    Atau kasus ketika saya suka sekali dengan speaker Usher, tapi saya masih melihat sedikit sana-sini kurang 'sreg', namun ketika importir Cello membuat special request untuk suspensinya, saya melihat ini jauh lebih bisa diaplikasikan di mobil dibandingkan versi standartnya.

    That's the good choice for some reason.

    3. Make the Rebrand-product as 'last option'. Terkadang kita menemukan bahwa merek-merek besar tidak punya produk di rentang harga yang kita kehendaki, dan kita kurang begitu bisa menerima produk second, maka local brand macam ini bisa menjadi pilihan yang bagus, sebuah power 4 channel seharga 800rb? Subwoofer active seharga 900rb? Well, mau bagaimana lagi? Setidaknya kita coba menilai sendiri mana yang masih 'layak' digunakan.
    Beberapa Rebrand-product juga memiliki line-up 'premium', Venture misalnya, yang pernah me-rebrand speaker jerman 'Accuton' atau Cello 10F yang merupakan rebrand dari Scanspeak 10F masih bisa menjadi good option ketika kita bisa mendapatkan harga/service yang lebih baik dengan membeli local brand tersebut. Dan ini masih menjadi pilihan bagus SELAMA KITA TAHU PASTI produk yang sesungguhnya digunakan oleh local-brand tersebut.

    Namun ketika sebuah produk rebrand menawarkan harga tinggi dengan reputasi yang kurang jelas, mungkin sebaiknya dihindari saja daripada nantinya U end up membeli sebuah produk 2jt yang ternyata value aslinya cuma 200rb.:eek:



    Issue penutup: Mungkinkan installer yang hebat bisa membuat barang 'sampah' menjadi 'emas'?

    TIDAK!

    Sebuah nilai 'kualitas' ditopang oleh bagaimana benda tersebut dibangun, siapa perancangnya, dengan bahan apa dia buat, bagaimana proses produksinya, dll. Sebuah produk dengan cost produk rendah, tidak akan mampu dibuat di pabrik yang baik dengan bahan baku yang mumpuni. Ketika dia dikomparasikan dengan produk dengan value jauh lebih tinggi, maka SEHARUSNYA yang terjadi jelas produk dengan value yang lebih tinggi akan unggul dalam hampir semua hal. KECUALI produk yang lebih mahal itu ternyata cuma bentuk bubble harga dari produk yang ternyata justru lebih murahan. :smt095

    So, there is NO Zero to HERO! Speaker dengna kualitas jelek, disetting seperti apapun tidak akan bisa sebaik speaker mahal. Xenia di tune seperti apapun, tidak akan bisa tampil sebaik Harrier. Itu OMONG KOSONG dan biasanya cuma bertujuan untuk menjual Xenia dengan harga Innova.:mad:

    Yang terjadi justru biasanya, installer tersebut kurang piawai dalam 'memasak' perangkat mahal yang mereka pasang sehingga terjadi banyak cacat di sana-sini sehingga akhirnya harrier berjalan dengan 3 roda, akan kalah nyaman dengan xenia dengan 4 roda.:rolleyes:

    Jadi, hasil akhir BISA LEBIH RENDAH DARI YANG SEHARUSNYA, kalau lebih tinggi engga bisa.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  2. Ysbjaya88
  3. #2
    Sersan Kepala
    Location
    the city of presidents
    Posts
    530
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 1 Day 16 Hrs 53 Mins 10 Secs
    Setubuhh Setubuhhh brada
    biasa masak pecel dan jualan di pinggir jalan, ya pasti ngga mampu masak lobster di Hotel bintang 5
    Bisanya install speaker kaleng kornet, di suruh pasang barang High class yach tahu sendiri hasilnya

  4. #3
    Kopral Kepala
    Location
    Palembang, batam
    Posts
    106
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    7 Mins 49 Secs
    Wehehehe... Makasih infonya koh, inilah yg suka jd pertimbangan nubie kyk sy. Hehehe...
    Selama ini kan banyak berkembang bahwa instaler hebat bs merubah sampah jd emas.
    Yg lebih tepat mungkin instaler hebat adalah yg bs mengoptimalkan 'sampah' sampai titik kualitas tertinggi dri 'sampah' itu.
    Bukan merubah sampah jd emas

    Sekali lg makasih infonya koh...

  5. #4
    Sersan Kepala
    Posts
    733
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 11 Hrs 28 Mins 32 Secs
    MANTEP , Ko !!!
    Setujuh abiZZ !!! :smt023:smt023:smt023

  6. #5
    Kapten
    Posts
    2,734
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 4 Days 11 Hrs 40 Mins 23 Secs
    Quote Originally Posted by kuroraka View Post
    Wehehehe... Makasih infonya koh, inilah yg suka jd pertimbangan nubie kyk sy. Hehehe...
    Selama ini kan banyak berkembang bahwa instaler hebat bs merubah sampah jd emas.
    Yg lebih tepat mungkin instaler hebat adalah yg bs mengoptimalkan 'sampah' sampai titik kualitas tertinggi dri 'sampah' itu.
    Bukan merubah sampah jd emas

    Sekali lg makasih infonya koh...
    Betul nih. Setuju banget. Jadi kalo emang installer-nya jago banget pasti barang-nya jadi optimal. Mau yg jelek atau bagus sekalipun akan optimal. Karena optimal maka hasilnya juga bagus. Kalo pake yg jelek bisa bagus apalagi pake yg tidak jelek? Mesti lebih bagus lagi. :lol: Tapi klo emang installer-nya kurang jago, mau pake barang mahal sekalipun mesti suara-nya kyk kaleng rombeng :p

  7. #6
    Kapten
    Posts
    2,734
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 4 Days 11 Hrs 40 Mins 23 Secs
    Nice info nih Pak Dosen. Buat pembelajaran niubi kyk saya.

  8. #7
    Kopral Kepala
    Posts
    167
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 18 Hrs 3 Mins 38 Secs
    Jd inget ttg renov rumah. Rumah yg dijual kembali dgn harga yg menawan,di design interior yg sgt menarik. Tp pd dasarnya kita tdk pernah tau seberapa kuat pondasinya, seberapa dalam pondasinya(jgn2 itu rumah ga ada pondasinya kita jg ga tau), seberapa kokoh temboknya, seberapa kuat langit2 rumahnya. Karena kita sbg pembeli tdk pernah tau bagaimana kemampuan sang designer dan tukang(kontraktor nya) dalam kemapanannya membangun sbuah rumah. -kecuali kita beli beli lahan kosong, kita cari designer dan tukangnya sendiri ( lah jd mother brand d0nk ) -

  9. #8
    Sersan Mayor
    Location
    Berau
    Posts
    959
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 1 Day 4 Hrs 32 Mins 34 Secs
    Wah, mantap bgt penjelasannya.. Ini pengetahuan yg diperlukan untuk nubie kyk saya.. Gak salah klo dipilih jd dosen..

    :smt023 :smt023 :smt023 :smt023 :smt023

  10. #9
    Kopral Satu
    Location
    /usr/portage
    Posts
    70
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    Informasi yang sangat menarik.
    Membuka wawasan nubie audio seperti saya.
    Thx koh dah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu.
    Semangat berbagi yang luar biasa..
    Thumbs up !

  11. #10
    Wokeh.. Mantap bgt pak Hwely. Sebagai pengguna paket vifa 2 way (pasif custom ulang di jakarta) dan pengamat setia forum audio, saya rasa postingan ini hrs disebarluaskan pak hwely

 

 
Page 1 of 11 12345 ... LastLast
NGK Busi Mitsubishi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 75
    Last Post: 27th December 2016, 05:59
  2. Mobil Concept Legend Yang Tidak di Ketahui dan Terlupakan
    By buuuuu in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 35
    Last Post: 21st July 2014, 12:47
  3. Uprade Suzuki Swift matic supaya tidak ngempos.
    By Petrolium in forum Simota Racing Sports
    Replies: 2
    Last Post: 11th January 2012, 05:35
Back to top