Graphic EQ VS Parametric EQ
Thread: Graphic EQ VS Parametric EQ
benz 14:01 7th February 2010
mau tanya sama suhu2 di sini, apa kelebihan dan kekurangan EQ masing-masing tersebut?
mana yang lebih unggul antara ke duanya?

thx atas bantuannya........

frostbitez 19:54 7th February 2010
umm parametric kan yang kita milih sendiri di freq brapa mau di adjustnya...tapi biasanya lebih dikit dari yang graphic
misal di 9887 graphicnya ada 7, parametricnya cuma 5

Reply
asawendo 15:44 8th February 2010
Sedikit sumbang saran mengenai EQUALIZER (EQ) but please saya masih belajar jadi CMIIW

Sebelumnya kita mengenal terlebih dahulu parameter EQ

Frekuensi adalah jumlah berulangnya (cycle) per detik dari rambatan suara

Bandwith adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi

Amplitudo adalah pengukuran skalar yang non negatif dari besar osilasi suatu gelombang frekuensi.

Q Factor atau Quality Factor adalah pengukuran dari efek resonansi dibandingkan resistensi dari osilasi

Mudahnya kalau kita bicara frekuensi maka kita bicara mengenai frekuensi 20 Hz, 25, 30 dst yaitu rentang frekuensi suara yang dapat didengarkan oleh manusia normal.

Kalau kita bicara Bandwith artinya kita bicara lebar jalur frekuensi misalnya 20-100 Hz 100-500 Hz dst

Kalau kita bicara Amplitudo maka kita bicara 2 db, 6 db, 9 db dst

Kalau kita bicara Q Factor kita bicara 0,5; 1;2;3 dst semakin tinggi maka semakin rendah resistensinya


Nah perbedaan Graphic EQ dan Parametric Eq adalah

Graphic Eq :
Frekuensi sudah fixed misal 20, 25, 30, 40,45,50 dst
Amplitudo bisa dipilih mau berapa decibel
Q Factor fixed (tidak dapat dipilih)

Keuntungan mudah digunakan dan kalau menggunakan yang 31 Band bisa detail mengatur suaranya
Kerugiannya tidak bisa mengatur frekuensi yang tidak ada contohnya yaitu tadi antara 2 Khz dengan 3 Khz tidak bisa setel yang 2,5 Khz

Parametric EQ :
Frekuensinya Variabel bisa dipilih misalnya 22,5. 31,5
Amplitudo bisa dipilih mau berapa decibel
Q factor variabel (bisa dipilih)

Keuntungannya bisa lebih spesifik memperbaiki kualitas suara karena fleksibel dalam pemilihan frekuensi
di samping itu dengan Q Factor yang bisa diubah-ubah maka kita bisa dapatkan karakter yang cocok (warm atau bright contohnya).

Kerugiannya biasanya cuma mencakup lebih sedikit band misalnya 3 band, 5 band, 7 band dibandingkan dengan Graphic EQ yang bisa sampai 31 Band (1/3 Octave)


Nah beberapa kompetitor audio mobil jaman dulu biasanya menggunakan trick/cara seperti ini

Untuk memperbaiki akustik mobil yang buruk mereka menggunakan parametric EQ selanjutnya disempurnakan dengan Graphic EQ. Jadi menggunakan dua jenis EQ sekaligus

contoh perangkat EQ jaman dulu Audio Control, Zapco, Precision Power, Rane dll

Kalau perangkat EQ sekarang PXA Alpine menawarkan pilihan Graphic saja atau Parametric saja (bisa dipilih) dan ditambah dengan DSP seperti Time Alignment, Phase dan Cut off Frekuensi

Best Regards

Wendo

Reply
ice_audioworkshop 21:28 8th February 2010
Originally Posted by asawendo:
Sedikit sumbang saran mengenai EQUALIZER (EQ) but please saya masih belajar jadi CMIIW

Sebelumnya kita mengenal terlebih dahulu parameter EQ

Frekuensi adalah jumlah berulangnya (cycle) per detik dari rambatan suara

Bandwith adalah luas atau lebar cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi

Amplitudo adalah pengukuran skalar yang non negatif dari besar osilasi suatu gelombang frekuensi.

Q Factor atau Quality Factor adalah pengukuran dari efek resonansi dibandingkan resistensi dari osilasi

Mudahnya kalau kita bicara frekuensi maka kita bicara mengenai frekuensi 20 Hz, 25, 30 dst yaitu rentang frekuensi suara yang dapat didengarkan oleh manusia normal.

Kalau kita bicara Bandwith artinya kita bicara lebar jalur frekuensi misalnya 20-100 Hz 100-500 Hz dst

Kalau kita bicara Amplitudo maka kita bicara 2 db, 6 db, 9 db dst

Kalau kita bicara Q Factor kita bicara 0,5; 1;2;3 dst semakin tinggi maka semakin rendah resistensinya


Nah perbedaan Graphic EQ dan Parametric Eq adalah

Graphic Eq :
Frekuensi sudah fixed misal 20, 25, 30, 40,45,50 dst
Amplitudo bisa dipilih mau berapa decibel
Q Factor fixed (tidak dapat dipilih)

Keuntungan mudah digunakan dan kalau menggunakan yang 31 Band bisa detail mengatur suaranya
Kerugiannya tidak bisa mengatur frekuensi yang tidak ada contohnya yaitu tadi antara 2 Khz dengan 3 Khz tidak bisa setel yang 2,5 Khz

Parametric EQ :
Frekuensinya Variabel bisa dipilih misalnya 22,5. 31,5
Amplitudo bisa dipilih mau berapa decibel
Q factor variabel (bisa dipilih)

Keuntungannya bisa lebih spesifik memperbaiki kualitas suara karena fleksibel dalam pemilihan frekuensi
di samping itu dengan Q Factor yang bisa diubah-ubah maka kita bisa dapatkan karakter yang cocok (warm atau bright contohnya).

Kerugiannya biasanya cuma mencakup lebih sedikit band misalnya 3 band, 5 band, 7 band dibandingkan dengan Graphic EQ yang bisa sampai 31 Band (1/3 Octave)


Nah beberapa kompetitor audio mobil jaman dulu biasanya menggunakan trick/cara seperti ini

Untuk memperbaiki akustik mobil yang buruk mereka menggunakan parametric EQ selanjutnya disempurnakan dengan Graphic EQ. Jadi menggunakan dua jenis EQ sekaligus

contoh perangkat EQ jaman dulu Audio Control, Zapco, Precision Power, Rane dll

Kalau perangkat EQ sekarang PXA Alpine menawarkan pilihan Graphic saja atau Parametric saja (bisa dipilih) dan ditambah dengan DSP seperti Time Alignment, Phase dan Cut off Frekuensi

Best Regards

Wendo
makasi bnyk suhu atas penjelasannya yg sangat berguna untuk menambah ilmu audio neubie sprti sy
thx a lot suhu Wendo

Reply
asawendo 05:48 9th February 2010
Originally Posted by ice_audioworkshop:
makasi bnyk suhu atas penjelasannya yg sangat berguna untuk menambah ilmu audio neubie sprti sy
thx a lot suhu Wendo
Waduh Bro ice_audioworkshop sama-sama saya juga masih belajar tentang seluk beluk audio dan ternyata semakin dalam saya mempelajari audio semakin banyak hal yang belum saya ketahui. Itulah manfaatnya saling berbagi di Modcom ini seperti yang Bro juga lakukan selama ini. Jadi kita bisa memperoleh pencerahan secara bersama-sama.

Thx a lot Bro

Best Regards

Wendo

Reply
benz 08:51 9th February 2010
bro wendo, mau tanya lagi, kalau misalkan HU seperti eclipse 7200 yg hanya punya parametric EQ berarti bsa di tuning tambahan nya pakai EQ eksternal seperti audiocontrol yg bapak bilang ya?

klo HU alpine 9887 yg punya graphic dan parametric EQ mana yg lebih effisien untuk digunakan?

thx atas penjelasan nya bro wendo.......

Reply
asawendo 09:11 9th February 2010
Bisa saja Bro benz namun sebagai catatan seringkali perangkat EQ tambahan juga menambah noise floor kalau perangkatnya kurang bagus.
Di samping itu jalur perkabelannya memang bertambah banyak dan berpotensi induksi noise.

Namun demikian kalau instalasi dan settingnya benar maka seharusnya suaranya akan terdengar rapi dan detailnya keluar seolah-olah malah tanpa EQ he he he

Beberapa rekan saya juga mempergunakan eclipse seri tersebut dan audio control EQT 31 Band

Mengenai settingnya coba lihat thread tentang cara setting EQ dan postingnya Bro Masswork (very informative)

Best Regards

Wendo

Reply
benz 09:22 9th February 2010
Originally Posted by asawendo:
Bisa saja Bro benz namun sebagai catatan seringkali perangkat EQ tambahan juga menambah noise floor kalau perangkatnya kurang bagus.
Di samping itu jalur perkabelannya memang bertambah banyak dan berpotensi induksi noise.

Namun demikian kalau instalasi dan settingnya benar maka seharusnya suaranya akan terdengar rapi dan detailnya keluar seolah-olah malah tanpa EQ he he he

Beberapa rekan saya juga mempergunakan eclipse seri tersebut dan audio control EQT 31 Band

Mengenai settingnya coba lihat thread tentang cara setting EQ dan postingnya Bro Masswork (very informative)

Best Regards

Wendo

thx bro wendo penjelasannya..... dulu saya punya precision sama creative orange 30 band, tp da dijual... kupikir da ga kepake... hehehe....

Reply
Up