All About Kanvas Kopling Mesin
Scuto Laminating HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 17
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/13625
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs

    All About Kanvas Kopling Mesin

    Tips Bikin Kanvas Kopling Panjang Usia

    Kanvas kopling akan lebih panjang usia bila ia betul-betul kita tempatkan semata-mata sebagai penghubung. Bukan sebagai penahan beban kendaraan. Caranya, ikutilah tiga kebiasaan berikut ini.

    Kanvas kopling memang mempunyai masa pakai. Semakin intens kanvas bekerja, semakin cepat tipis permukaannya. Bila sudah tipis, komponen penting dalam sistem penggerak kendaraan ini memang seharusnya kita ganti segera. Rata-rata, tiap 50.000km sekali.

    Namun, jangan salah sangka. Banyak pengendara yang harus mengganti kanvas kopling jauh lebih cepat dari yang seharusnya. Bukan semata-mata karena masalah kualitas. Tapi, karena kesalahan dalam gaya berkendara. Sebagai pengendara, kita bisa sedikit memperpanjang usia kanvas kopling bila memperlakukannya secara tepat.

    Beberapa waktu lalu, astraworld.com pernah menghimbau agar saat mengendarai mobil kita jangan sering-sering menginjak setengah kopling. Efeknya terhadap keausan memang sangat jelas. Injakan yang nanggung seperti ini menempatkan kanvas kopling pada tingkat gesekan yang sangat keras. Itu sebabnya permukaan kanvas akan lebih cepat terkikis.

    Kebiasaan ini masih sering dilakukan para pengendara. Terutama, di jalur padat dan saat menanjak. Mereka berargumentasi, dengan menginjak setengah kopling, maka mesin tidak akan mati. Ada benarnya, namun lebih banyak menimbulkan kerugian. Karena itulah, kami menempatkannya pada urutan pertama.

    Cara kedua yang harus kita perhatikan adalah saat melepas pedal kopling. Kanvas kopling akan jauh lebih awet apabila ketika melakukan perpindahan transmisi, kita tidak melepaskan pedal kopling secara menghentak. Lepaskan saja dengan perlahan-lahan.

    Dan yang ketiga, penggunaan gigi transmisi harus sesuai dengan kecepatan kendaraan. Jangan terbiasa menggunakan gigi tinggi bila kecepatan mobil rendah. Kebiasaan ini masih sering dilakukan pengendara. Misalnya, menggunakan gigi 4 pada saat kecepatan kendaraan hanya 20km/jam.

    Sebenarnya, semua himbauan ini terkait dengan posisi kanvas kopling. Sebagai bagian dari sistem penggerak kendaraan, kopling beserta kanvasnya menjadi komponen penghubung antara mesin dan penggerak roda. Ia bertugas meneruskan daya yang dihasilkan akibat putaran mesin ke penggerak roda. Sehingga penggerak roda mampu menggerakkan total beban kendaraan.

    Kanvas kopling akan lebih panjang usia bila ia betul-betul kita tempatkan semata-mata sebagai penghubung. Bukan sebagai penahan beban kendaraan. Caranya, ikutilah tiga kebiasaan di atas.


    Jangan Terlalu Lama Injak Setengah Kopling

    Power merupakan output yang sangat penting dari sebuah kerja mesin. Karena itu, banyak pengendara yang rela bersusah-susah mengutak-atik kendaraannya agar performa mesin kendaraannya prima, tangguh di kondisi jalan macam apa pun.

    Namun, hati-hati. Bisa saja kerja mesin sudah sedemikian mantap tapi tenaga tetap terasa lembek. Tidak kuat diajak lari, apalagi menempuh jalan yang menanjak.

    Salah satu penyebab kasus seperti di atas adalah masalah pada kopling. Umumnya, karena kanvas kopling sudah aus atau tipis. Fungsi kopling adalah meneruskan tenaga dari mesin ke persneling (transmisi). Maka sangat wajar bila mobil terasa kurang tenaga meskipun sebenarnya mesin baik-baik saja. Output mesin akan terbuang sia-sia karena salah satu penyalurnya tidak berfungsi dengan baik.

    Jadi, bila mesin mobil Anda terasa kurang tenaga barangkali kanvas koplingnya sudah tipis. Jika ya, segera ganti dengan yang baru. Bila dibiarkan, bukan saja mesin kurang tenaga. Komponen-komponen lain pada sistem kopling bisa ikut rusak. Jika sudah parah, kerusakan ini sangat mungkin membuat mobil tidak bisa melaju sama sekali.

    Menurut Suwarno, Technical and Training Development Emergency Roadside Assistance (ERA), sebetulnya usia kanvas kopling cukup lama. Kendati begitu, banyak pengendara yang harus mengganti kanvas kopling jauh lebih cepat. Penyebabnya adalah style dan skill dalam berkendara: biasanya kasus seperti ini terjadi pada mereka yang terlalu sering dan lama menginjak setengah kopling.

    Menginjak kopling setengah memang perlu sebagai penyeimbang agar mesin mobil tidak mati saat di-rem atau waktu pertama kali kendaraan melaju. Cuma, seharusnya jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering. Satu lagi, begitu selesai perpindahan gigi, langsung lepas pedal kopling.

    Yang sulit dihindari adalah saat jalanan macet. Kebanyakan pengendara lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain. Salah satu cara yang kami sarankan adalah melaju perlahan dengan gigi satu. Andai pun terpaksa harus berhenti karena antrian mobil, lebih baik posisikan netral sekaligus dan injak rem. Sehingga, pedal kopling bisa dibebaskan.

    Ketika kopling diinjak, kaitan antara mesin dan persneling akan terputus sehingga praktis output mesin tidak sampai ke penggerak roda. Digeber-geber pun laju kendaraan tidak akan berubah. Laju roda akan terpengaruh begitu kopling dilepas. Sebab, pada saat pedal kopling dilepas, plat penekan (matahari) akan menekan kanvas sehingga power dari mesin (melalui fly wheel) dapat bergerak menuju persneling.

    Pada saat kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin melalui fly wheel yang diteruskan ke persneling pun hanya setengah. Posisi kanvas juga setengah menghubungkan. Posisi inilah yang membuat terjadinya gesekan antara kanvas kopling - fly wheel - matahari. Gesekan-gesekan ini yang akan mempercepat tipisnya kanvas kopling.



    Mencegah Kopling Jeblos

    Dari sekian banyak kasus yang ditangani Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld, ‘kopling jeblos’ juga relatif sering dialami customer. Kejadian seperti ini cukup merepotkan pengendara. Karena kopling tidak normal, gigi transmisi tak dapat dipindahkan. Tentu sangat tidak nyaman, bahkan membahayakan pengguna jalan lainnya.

    Kopling jeblos sangat mungkin terjadi pada kendaraan baik yang menggunakan sistem kopling tipe hidrolik maupun tipe mekanis.

    Bila dihitung-hitung, penyebab paling besar yang memicu kopling jeblos adalah masalah pada minyak kopling. Penyebab yang satu ini muncul pada kendaraan yang menggunakan kopling tipe hidrolik.

    Karena itu, bagi pemilik kendaraan yang menggunakan sistem kopling tipe hidrolik, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kondisi minyak kopling secara rutin. Kuantitas dan kualitas cairan ini harus selalu dalam kondisi baik. Dalam arti, permukaannya ada pada posisi full, tampak bersih dan jernih. Lakukan penggantian tiap 20.000 km.

    Perawatan kopling tipe mekanis jauh lebih mudah. Tidak perlu ada penggantian secara rutin. Hanya, jika suatu saat menginjak pedal kopling terasa berat, Anda musti hati-hati dan segera melakukan pemeriksaan. Bukan tak mungkin, lama kelamaan pedal yang berat diinjak itu malah menyebabkan kerusakan lebih parah: kabel kopling putus.

    Pemeriksaan kopling tipe mekanis yang berat saat diinjak bisa dimulai dengan memasukkan oli ke dalam kabel kopling (bisa dengan oli apa saja, asal jangan oli mesin, sepanjang yang bersifat melumasi). Jika pelumasan ini tidak mengubah keadaan, kemungkinan kabel kopling sudah tidak layak pakai. Segera ganti dengan yang baru.

    Selain penyebab di atas, ada hal-hal lain yang biasanya juga memicu kopling jeblos.

    Penyebab pada tipe mekanik lainnya, biasanya adalah penyetelan gerak bebas pedal kopling terlalu lebar, sehingga saat pedal kopling diinjak, tenaga yang dipindahkan ke sistim kopling hanya sedikit. Selain itu, mungkin juga karena sambungan kabel koplingnya terlepas (bisa terjadi pada yang ada di sekitar pedal, bisa pula pada release fork (kolong kendaraan).

    Sementara penyebab kopling jeblos pada kopling tipe hidrolik antara lain; penyetelan gerak bebas kopling terlalu lebar, cara mengatasinya dengan cara melakukan penyetelan gerak bebas (free play) pedal kopling.

    Bisa pula kopling jeblos pada sistem hidrolik dipicu oleh udara palsu. Cara mengatasinya dengan membuang udara palsu tersebut. Atau dengan menguras minyak kopling.

    http://cangkir.com/viewthread.php?tid=409

    silahkan di tambahin

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Kapten
    Location
    eNZed
    Posts
    2,003
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    8 Hrs 56 Mins 27 Secs
    good write up.......
    kebiasaan2 jelek nyetir nih....

    thx bro

  4. #3
    Kapten
    Location
    SUKABUMI kota damai hehehehehe
    Posts
    2,206
    Power
    29 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 21 Hrs 37 Mins 53 Secs
    klo gw lebih sering "simpen" kaki kiri gw dibelakang bukan di foot rest yang disebelah kiri pedal kopling, jadi gw injek kopling pas mau pindah gigi aja...
    ...ordinary people...

  5. #4
    Kapten
    Location
    Bogor-Jakar
    Posts
    2,160
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 3 Days 12 Hrs 43 Mins 21 Secs
    kalo matic bgimana biar awet? selain ga bole telat ganti oli..?

    matic gw kayaknya udah minta turun nih..
    kalo gw geber2 ampe rpm atas agak2 bau kopling tutung gitu..
    hehe..
    dulu abis 2,5jt total nurunin transmisi.. 9 taon yg lalu
    skrg brp duit ya.. duh..

  6. #5
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs
    maaf buta soal matic boss......
    walopun ada mobil matic

  7. #6
    Letnan Dua
    Posts
    1,488
    Power
    20 
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 30 Mins 18 Secs
    paling ribet emang klo macet..kasian koplingnya

  8. #7
    Kapten
    Location
    eNZed
    Posts
    2,003
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    8 Hrs 56 Mins 27 Secs
    Quote Originally Posted by [Ctrl
    +[Alt]+[Del]]kalo matic bgimana biar awet? selain ga bole telat ganti oli..?

    matic gw kayaknya udah minta turun nih..
    kalo gw geber2 ampe rpm atas agak2 bau kopling tutung gitu..
    hehe..
    dulu abis 2,5jt total nurunin transmisi.. 9 taon yg lalu
    skrg brp duit ya.. duh..
    caranya ya jgn digeber2 lah..... kl lo pelajarin gmn cara automatic transmission kerja, lo ga bakal berani buat geber2.... too risky...!!!!

  9. #8
    Kapten
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,939
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 1 Hr 30 Mins 17 Secs
    sticky nehh

    berguna bgt

  10. #9
    Brigadir Jendral
    Location
    jakarta-seoul
    Posts
    12,439
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 6 Days 4 Hrs 54 Secs
    nice info
    think 1st before u post something

  11. #10
    Kapten
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,635
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Wks 2 Hrs 3 Mins 9 Secs
    artikel bagus..
    Dilema Yang Tdk Pernah Selesai:
    Kencang atau Irit

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
Mega Glodok Kemayoran MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. All about Toyota engine..
    By satyr in forum Diskusi Mesin
    Replies: 3353
    Last Post: 21st August 2017, 08:45
  2. Replies: 57
    Last Post: 1st October 2015, 00:38
  3. Asking all about Rocket amps
    By 8 ball in forum Diskusi Power Amplifier
    Replies: 176
    Last Post: 10th July 2007, 12:50
  4. All About HID
    By 1v4n in forum Diskusi Aksesoris
    Replies: 35
    Last Post: 30th April 2006, 02:08
  5. All About HID
    By 1v4n in forum Diskusi Aksesoris
    Replies: 0
    Last Post: 8th April 2006, 01:07
Back to top