Seputar TURBOCHARGER dan SUPERCHARGER
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 9 of 9
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/12960
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs

    Seputar TURBOCHARGER dan SUPERCHARGER

    TTurbocharger menjadi alternatif terbaik untuk meningkatkan daya kuda yang bisa dihasilkan mesin, tanpa harus menambah bobot mobil. Selain itu, ukurannya yang kompak dan proses pemasangannya yang sederhana, membuat turbo juga populer di aftermarket.

    Perangkat ini banyak digunakan mesin diesel maupun mobil performance. Di Indonesia, banyak model yang menawarkan perangkat ini, seperti Isuzu Panther, Ford Ranger, Mitsubishi L200 Strada dan Kia Carnival.

    Prinsip kerja turbo, mengkompresi udara ke mesin untuk meningkatkan jumlah molekul oksigen yang masuk ke silinder. Tingginya molekul oksigen yang masuk mendorong tambahan pasokan BBM. Dengan demikian, lebih banyak BBM yang dibakar, hingga daya yang diproduksi meningkat.



    Tekanan udara yang dikompresi bisa meningkat hingga 8 psi (pounds per square inch) dibandingkan tekanan normal. Bila tekanan normal di permukaan laut sebesar 14.7 psi, maka udara yang dikompresi mempunyai tekanan hingga 50% lebih tinggi. Namun tidak berarti power yang dihasilkan meningkat 50%. Karena ada sebagian daya yang hilang/inefisiensi. Peningkatan daya optimal turbo bisa 30 – 40 persen lebih banyak.

    Untuk melakukan kompresi, turbo memanfaatkan aliran gas buang dari mesin untuk memutar turbin, yang meneruskan putaran ke kompresor udara. Turbin ini bisa berputar hingga 150,000 putaran tiap menit (rpm) atau 30 kali putaran mesin mobil pada umumnya. Temperatur perangkat ini juga bisa melesat naik, ketika bersentuhan dengan gas buang. Dengan kondisi kerja seperti itu, turbo membutuhkan material berkualitas tinggi dengan pengerjaan super presisi.

    Perangkat turbo dipasang pada exhaust manifold, sedangkan kompresor udara diletakkan diantara air filter dan intake manifold. Udara yang dikompresi, suhunya naik dan ketika suhu naik, udara akan memuai lagi. Akibatnya, meskipun tekanan udara yang masuk ruang bakar tinggi, tapi jumlah molekul udara yang dibutuhkan untuk pembakaran menjadi berkurang. Oleh karena itu, maka ditambahkan perangkat intercooler yang berfungsi menurunkan suhu udara kompresi.



    Di sisi lain, penggunaan turbo juga menimbulkan kerugian pada mesin. Pemasangan turbin membuat aliran gas buang menjadi tidak lancar. Mesin juga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk melawan tekanan balik dari saluran gas buang.

    Selain itu gejala knocking/nglitik juga sering ditemui. Ini disebabkan karena udara kompresi yang bersuhu tinggi ketika masuk ke ruang bakar yang bertekanan tinggi, bisa memicu pembakaran sebelum busi memercikkan api. Oleh karena itu, mobil dengan perangkat turbo seringkali membutuhkan BBM dengan oktan tinggi, guna menghindari gejala knocking. Kini mesin-mesin modern yang dilengkapi turbo, sudah dilengkapi semacam adjuster yang bisa menyesuaikan kompresi udara secara presisi sesuai kebutuhan mesin.

    Problem lain yang sering ditemui mobil dengan perangkat turbo adalah turbo lag. Kondisi ini terjadi karena turbo tidak bisa seketika menghadirkan tambahan daya saat gas ditekan (turbo baru bekerja pada putaran tertentu). Baru beberapa detik kemudian tambahan daya bekerja, ditandai dengan melonjaknya mobil ke depan.

    Cara untuk meminimalkan efek ini adalah memangkas bobot komponen yang berputar. Ini membuat turbin dan kompresor lebih mudah berakselerasi untuk melakukan kompresi. Cara lainnya, dengan menggunakan material baru seperti ceramic turbine blades. Material baru ini lebih ringan dari baja, hingga lebih mudah berputar Efek ini nyaris tidak terasa pada mesin dengan teknologi turbo modern.

    Kebanyakan turbocharger memiliki wastegate, semacam katup pengaman yang memungkinkan gas buang menerobos keluar tanpa melewati turbin. Katup ini bekerja berdasarkan sensor tekanan. Bila tekanan udara terlalu tinggi, berarti turbin berputar terlalu cepat, maka exhaust gas dibuang lewat wastegate, hingga rotasi turbin melambat.

    Karena turbo bekerja pada kondisi temperatur, kecepatan dan tekanan tinggi, maka peforma optimum bisa didapat jika alat ini dioperasikan dan dirawat dengan benar. Kerusakan yang sering terjadi biasanya akibat buruknya lubrikasi, atau masuknya partikel abrasif pada oli. Sebab lain adalah lolosnya partikel berukuran besar pada aliran udara yang tersedot masuk. Juga benda-benda yang tersembur keluar dari exhaust, seperti kerak karbon, serpihan komponen mesin, dll berperan menimbulkan kerusakan.

    Agar turbo bekerja sempurna, maka:

    Turbo harus di service sesuai rentang waktu yang direkomendasikan.

    Gunakan selalu oli yang direkomendasi produsen mobil

    Pilih bengkel yang benar-benar ahli dalam perawatan turbo

    Periksa setiap kebocoran oli, suara-suara ‘aneh’ dan getaran yang tidak wajar.

    Power kurang, suara keras, asap biru atau hitam, kemungkinan mengindikasikan masalah pada mesin, bukan turbo

    Panaskan mesin beberapa saat, tunggu temperatur oli mesin mencapai suhu kerja optimal sebelum menggenjot pedal gas dalam-dalam untuk mengaktifkan turbo. Jangan memainkan pedal gas, karena kemungkinan lubrikan (pelumasan) komponen turbo belum sempurna.

    Sebaliknya, biarkan mesin idle beberapa saat sebelum mesin dimatikan. Bila mesin dimatikan seketika, maka pasokan oli mesin ke turbo otomatis terhenti, sementara turbo masih berputar dengan kecepatan tinggi. Ini bisa menciderai bearing.

    Pada mesin-mesin dengan teknologi turbo terbaru, ‘ritual’ seperti itu tidak perlu lagi.


    Tambahan
    Perbandingan :



    SUPERCHARGER... SC

    harga
    ebih ekonomis. 2ndnya lebih murah. baru hampir sama dgn TC

    anatomi
    pulley, kompresor atau root, pipa, aftercooler n bisa pake blow-off valve

    efisiensi
    lebih boros... berputar disaat mesin hidup

    respons
    responsif di segala rpm... lebih unggul di rpm bawah dibanding rpm atas... puteran bladenya lebih terbatas daripada TC...

    temperatur
    discharge lebih dingin... selama diset kurang dari 10psi, blm butuh aftercooler. selebihnya baru jadi opsional...

    surging
    kompresi udara sebanding sama usaha mesin dlm memutarnya...

    suara
    lebih brisik dibanding TC... pulley via krukas ini bikin sara rotor lebih brisik...

    backpressure
    gak berhubungan sm backpressure..

    keawetan
    lebih awet krn gak terlalu panas...

    setting
    lebih mudah dibanding TC. instalasi simple

    power
    puteran maks 40rb rpm. daya lebih terbatas. tp lebih menghasilkan torsi jauh lebih banyak daripada TC di rpm bawah...




    TURBOCHARGER... TC

    harga
    lebih mahal... komponen lbh banyak n lbh rumit

    anatomi
    turbin, wastegate, bblow-off valve, biasanya pake intercooler, pipa2

    efisiensi
    lebih efisien. selama turbin blm muter, bbm bisa disuplay sesuai kebutuhan...

    respons
    lemah di rpm bawah. butuh waktu spooling yg makan waktu n daya terhambat. istilahnya turbo-lag...

    temperatur
    pemasangannya yg bersebelahan sm exhaust membuatnya jauh lebih panas dari SC. sehingga kompresi 2bar atau sekitar 30psi memungkinkan...

    surging
    di TC sangat merugikan... ini disaat spooling atau disaat wastegate bekerja

    suara
    lebih kalem. suara desing khasnya terdengar disaat spooling. n suara blow-offnya yg menjadikannya legenda

    backpressure
    turbin di exhaust menambah backpressure. ini menambah lag. tp sering dihiraukan krn setelah boost masuk, lag ini seakan2 gak berarti

    keawetan
    panasnya bikin rawan rusak. bantalan n pelumasnya yg bakal sering berurusan

    setting
    ribet... butuh kalkulasi a/r yg rumit...

    power
    turbin yg bisa spool sampe 150rb rpm ni bisa ngasilin power yg hampir bisa dibilang unlimited. tergantung gmn aplikasinya n komponen pendukungnya... oleh krn itu, dlm aplikasi turbo, ada istilah overboost...

    http://www.svspower.com/case_study_detail.aspx?id=19






    Semoga bermanfaat :frog

  2. Eagle Eyes
  3. #2
    Mayor
    Location
    Rawamangun
    Posts
    3,642
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 47 Mins 11 Secs
    Yang variable geometric turbo gimana bos?
    "Silence speaks louder than words" - Dave Mustaine

  4. #3
    Letnan Kolonel
    Location
    Malang
    Posts
    5,313
    Power
    23 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 8 Mins 21 Secs
    thx untuk infonya

  5. #4
    Kolonel
    Location
    Jogja
    Posts
    8,196
    Power
    47 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 7 Hrs 52 Mins 14 Secs
    wuiiihh... lengkap bgt!!!

    thx bro

  6. #5
    Mayor Jendral
    Location
    In your dreams...
    Posts
    15,312
    Power
    23 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Hrs 28 Mins 49 Secs
    thx bos... lengkap daahhh si anso...

    ^^

  7. #6
    Brigadir Jendral
    Location
    jakarta timur
    Posts
    13,085
    Power
    11 
    M-Store Point
    0
    Online
    9 Hrs 9 Mins 19 Secs
    vgt mah pengecualian.....

  8. #7
    Mayor
    Location
    KL, MY
    Posts
    4,505
    Power
    32 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 5 Days 3 Hrs 47 Mins 18 Secs
    Dibikin sticky dong

  9. #8
    Mayor Jendral
    Location
    In your dreams...
    Posts
    15,312
    Power
    23 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Hrs 28 Mins 49 Secs
    udh banyak bgt thread supercharger/turbocharger... gw sendiri pernah bikin...

    mending di sticky aja thread ini... jd gak ush pada nyari2 lg buat yg blm baca n blm tau... lumayan lengkap anso bikin... hehee...

    thx...

  10. #9
    Letnan Jendral
    Location
    Banten
    Posts
    25,662
    Power
    100 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 2 Days 46 Mins 9 Secs
    thx u bos hafizz......

    ini juga nemu kok
    dan gw pikir biar ada manfaatnya buat modcom

    thx

 

 
MBtech NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. SuperCharger & TurboCharger
    By B460R in forum Diskusi Mesin
    Replies: 133
    Last Post: 2nd April 2013, 15:50
  2. Supercharger or Turbocharger... which one ?
    By s515i in forum Diskusi Mesin
    Replies: 24
    Last Post: 25th August 2012, 12:12
  3. TURBOCHARGER VS SUPERCHARGER
    By Mas Seto in forum Diskusi Mesin
    Replies: 60
    Last Post: 3rd November 2011, 23:17
  4. Replies: 33
    Last Post: 11th February 2010, 20:58
Back to top