TIPS mengemudi pada musim hujan...

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 11
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/115740
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Brigadir Jendral
    Location
    West Jakz
    Posts
    12,185
    Power
    140 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 22 Hrs 32 Mins 58 Secs

    TIPS mengemudi pada musim hujan...

    Mengemudi pada musim hujan jika bisa ditunda atau dihindari adalah prioritas utama yang harus dilakukan oleh setiap pengemudi. Dalam konteks defensive driving faktor cuaca sangat mempengaruhi kualitas mengemudi baik handling maupun resistansi kendaraan terhadap air (kadang kala banyak kendaraan mogok akibat lintasan air).
    Berbicara mengenai handling ada 3 faktor yang akan terpengaruh oleh musim hujan:
    1. Manusia
    2. Traksi roda
    3. Resistansi kendaraan


    Visibility manusia akan mengalami penurunan kualitas kaca menjadi buram , seperti pada kendaraan yang tidak dilengkapi air conditioner atau sistem AC nya tidak bekerja dengan baik sehingga membuat udara di dalam kabin menjadi lebih panas dibandingkan di luar.
    Sehingga kaca menjadi berkabut atau kaca kendaraan telah banyak kotoran kimia yang melekat (sisa knalpot dari kendaraan lain) maka kondisi kaca tsb akan menambah buruk visibility yang ada. Jarak pandang akan menjadi pendek sehingga seorang pengemudi akan mengeluarkan lebih banyak energy untuk dapat melihat pandangan yang jelas. Bagi pengemudi yg melakukan perjalanan jauh kondisi ini membuat si pengemudi akan kehilangan stamina, dimana kita ketahui begitu stamina drop kemampuan berpikir dan reaksi pengemudi akan menurun dan ini akan sangat beresiko baginya dan para pemakai lalu lintas lain.

    Kemampuan ban mencengkram permukaan jalan jauh menurun, genangan air setipis apapun akan mempengaruhi berkurangnya traksi ban kepada permukaan jalan. Jarak pengereman akan semakin panjang, bilamana pengemudi memacu kecepatan dengan tinggi kemungkinan menghadapi aquaplaning / hydroplaning adalah sah-sah saja. Selip, menabrak dan terbalik adalah kecelakaan yang banyak terjadi ketika si pengemudi tidak dapat melakukan penyesuaian cara mengemudinya.

    Mogok dengan berbagai sumber penyebab merupakan kejadian umum yang sering kita lihat pada situasi musim hujan, ini berkaitan dari ketahanan kendaraan tsb terhadap air dan driving style si pengemudi.

    Persiapan Perjalanan
    Persiapkan kondisi kendaraan dengan baik, bersihkan kaca-kaca (jika perlu bawa ke salon) dari jamur-jamur dan unsur-unsur kimia yang melekat, jangan lupa periksa kondisi karet wiper. Periksa sistem kelistrikan, kabel-kabel yang sobek jika perlu diganti atau diisolasi, cover sistem pengapian atau socket-socket dari konektornya (busi, koil, distributor, CDI unit) semprotkan isolator spray (water isolator).
    Cek kondisi ban tekanan angin (ikuti rekomendasi dari pabrik ban) , jika grip ban sudah berkurang dari 2 mm anda harus siap menggantinya. Pemilihan ban harus disikapi dengan benar.
    Pilihlah berdasarkan kebutuhan bukan dari aspek estetikanya. Ban yang mempunyai grip kasar-kasar untuk penggunaan on-road akan mengurangi traksi roda. Satu lagi yang mungkin lupa, pastikan sistem suspensi kendaraan masih layak, ketika memeriksanya dengan menekan-menekan kendaraan dan re-bound nya cepat dan bergoyang-goyang ini merupakan symptom dari shock absorber kendaraan yang bermasalah, kondisi semacam ini ini akan membuat permasalahan pada handling kendaraan.

    Teknik Mengemudi
    Posisi duduk - Jika anda mengemudi sedan pastikan posisi badan tidak terlalu jauh dari kemudi, letakan kedua tangan pada posisi 09:15 dengan sudut 135' posisi cenderung tegak (standing style) dengan demikian jika terjadi pergerakan diluar yg diinginkan akibat ban menerjang air pengemudi jauh lebih mudah menghandlingnya dibanding kan dengan menempatkan badan cenderung jauh dari titik paling jauh dari lingkar kemudi (Jam 12, jika dibaratkan steer adalah sebuah jam). Kontrol kendaraan yang baik sangat dipengaruhi oleh posisi duduk yang benar. Punggung harus setiap saat menempel pada back rest dari kursi.

    ABS & Salah Kaprah
    Banyak orang menduga teknologi ABS pada rem akan membuat jarak pengereman (stopping point) jadi semakin pendek, makanya sistem rem ABS dikatakan yang paling mumpuni bagi para pemakai kendaraan yg dilengkapi dengan piranti ini. Konsekuensi para penggunanya merasa percaya diri dan kian memacu kendaraan nya, mereka akan kalang kabut ketika stopping point pada situasi emergency terjadi tidak sesuai yang diharapkan. Pada kebanyakan pengereman darurat jarak berhenti kendaraan yang dilengkapi dengan piranti ini, bahkan tidak memiliki perbedaan significant dengan kendaraan tanpa ABS. Kelebihan ABS pada saat pedal diinjak dalam, kendaraan masih dapat diarahkan sesuai dengan arah yang diinginkan, sedangkan tanpa piranti maka roda-roda akan terkunci, roda pun kehilangan traksi sehingga walaupun steer ditekuk habis ke satu sisi kendaraan akan meluncur kearah momentum.

    Braking - Bagi kendaraan non ABS pengemudi harus menyikapinya dengan hati-hati ketika melakukan pengereman, pengereman kasar akan mudah membuat roda terkunci, ketika roda lock up maka arah kendaraan dapat saja berubah tidak sesuai keingin si pengemudi.
    Biasanya pengemudi akan melakukan gerakan spontan tanpa melalui suatu proses analisa hasilnya malah menambah permasalahan baru, jarak pengereman semakin panjang. Dalam kondisi hujan situasi normal tidak ada ancaman berarti pengereman harus dilakukan secara halus dan bertahap (gradually). Teknik ini disebut juga "Threshold/Snub" pengereman dengan cara ini berlaku bagi kedua sistem rem baik non ABS ataupun yg dilengkapi dg sistem ABS.
    Masih pada non ABS, ketika sistuasi menjadi kritis/emergency maka pengemudi harus menyikapinya dengan teknik lain yg tidak sederhana untuk dijelaskan, mengingat teknik pengreman pada kondisi darurat sangat juga bergantung pada konstruksi rem (Drum, Kombinasi atau Cakram-Cakram). Ada dua teknik pengereman yang sering disebut juga dengan nama Stab dan Squeeze.
    Keduanya digunakan pada kondisi darurat saja, dengan kedua teknik ini pengereman yang dilakukan pengemudi pada kondisi darurat menjadi jauh lebih baik dan dapat dikontrol dengan mudah ketimbang dengan menginjak pedal rem dalam-dalam dan menahannya di dasar lantai. Pengemudi akan mudah melakukannya jika kaki - kakinya terlatih dan ia dalam keadaan siap. Dengan kata lain si pengemudi selalu berkonsentrasi. Pada rem ABS dengan EBD dengan kondisi hujan dan darurat maka si pengemudi tidak perlu susah-susah melakukan stab ataupun squeeze. Yang diperlukan injak saja pedal rem dalam-dalam, stab ataupun squeeze akan diatur dengan sendiri oleh sistem ABS tsb, anda bahkan tidak perlu khawatir kalau salah satu roda ngeblok sistem akan mengatur distribusi pressure ke roda lain yang masih bertraksi.

    Over Taking - Menyalip, anda perlu visibility yang baik pandangan terhalang harus dieleminir dengan menyediakan jarak aman, tenaga kendaran harus ada dalam hal ini untuk memperolehnya tidak dapat dilakukan sebagaimana ketika permukaan jalan kering. Dimulai dengan sikap (perlu tidak menyalip, dibenarkan? aman tidak ?) kemudian beri kode bahwa anda akan menyalip (sein, klakson, ataupu lampu) Kendaraan harus dipacu secara bertahap, gerakan memindah lajur ke kanan dilalakukan secara bertahap pula, ingat manuver tiba-tiba (misalnya ketika berpindah lajur) akan mempengaruhi traksi roda.

    Menanjak & Menurun - jaga putaran mesin, menaikan putaran tiba-tiba dengan tujuan mendapatkan momentum kadang kala akan membuat roda-roda menjadi spin jika fenomena ini terjadi tujuan utama untuk mendapatkan momentum ketika menanjak akan hilang pengemudi terpaksa akan memindah gigi transmisnya ke gigi yg lebih rendah, artinya pada saat ini momentum yang sudah diperoleh dari awal pun akan hilang dan sesuatu yang yang tidak pernah diharapkan bisa-bisa terjadi.

    Melintasi Genangan Air - Melintasi genangan air tipis dengan kecepatan tinggi mempunyai konsekuensi kendaraan akan melayang, traksi roda akan terlepas kondisi ini disebut aquaplaning atau hydroplaning dan hempasan/percikan air akan menyirami komponen-komponen kendaraan yang sensitif dengan air seperti sistim pengapian dan menyebabkan kendaraan mogok. Genangan air yang tinggi akan membuat sistim pengapian dan kelistrikan kendaraan akan terdistorsi, kemampuan sisitim rem akan berkurang pada saat rem dilakukan kendaraan akan lari kearah tertentu bahkan perlambatan tidak sama sekali terjadi ini diakibatkan piringan disc ataupun telapak tromol atau piringan pada disc basah dan licin sehingga sepatu rem selip. Biasanya setelah beberapa saat kondisi rem akan kembali normal. Pengemudi harus menyikapi hal ini dari awal. Ketika melintasi genangan air dengan ketinggian lebih dari 15 cm bagi kendaraan yang mempunyai ground clearance yang rendah (seperti sedan) merupakan tindakan riskan, driving style yang sering mengabaikan gelombang air dengan cara mempertahankan kecepatan yang relative tinggi bisa membuat cipratan air masuk keruang pembakaran melalui saluran filter udara. Walaupun komponen ECU terseal dengan kadang kala bisa mematikan ECU yang akibatnya mesin kendaraan bisa mati tiba-tiba.

    Jarak Aman Mengikuti - pada kondisi ideal jarak aman mengikuti adalah 2 - 3 detik (kendaraan ringan) sayangnya kondisi ini sulit diterapkan dijalan - jalan padat di Indonesia yang semerawut dikarenakan perilaku pemakai jalan raya. Akan tetapi pada kondisi dijalan luar kota dan di jalan toll jarak aman ini masih bisa dilakukan. Jika 2-3 detik acuan bagi kondisi ideal, maka jika cuaca sedang hujan ataupun permukaan jalan sedang basah jarak nya pun harus ditambah semisal menjadi 4 s/d 5 detik Artinya jika jarak anda kurang dari angka tsb maka anda sedang tidak aman, pengemudi harus mengurangi kecepatannya.

    Ketika Badai - Parkirlah kendaraan jauh dari pohon-pohon, tiang listrik atau billboard iklan. Prioritaskan untuk berhenti ditempat aman lebih - lebih lintasan yang anda lalui banyak pohon-pohon tua dan besar. Jangan lupa billboard yang ada dilintasan (toll atau pun yang terletak dipinggir jalan) akan menjadi sebuah kapak besar bagi anda meraka bisa menimpa kendaraan anda, anda harus segera menyingkir dari lintasan-lintasan ini untuk menghindari ketiban objek-objek tsb. Lintasan-lintasan yang dilintasi kabel-kabel listrik atau telehone juga akan membuat bencana bagi anda.

    Trouble shooting & Recovery nya,
    Ketika kendaraan anda mogok, coba segera pinggirkan ketempat yang aman dengan mendorongnya jangan membuat ia mem-blok lalu lintas. Jangan buru-buru mencoba menstarter berulang-ulang, malah-malah accu mobil pun akan drop. Buka kap mesin periksa cover distributor, atau busi mungkin sistim pengapian lainnya, konektor-konektor ke arah pengapian jika basah keringkan, setelah itu coba menghidupkan kendaraan kembali. Akan tetapi jika kendaraan mogok dikarenakan anda memaksa memasuki lintasan air yang dalam dan mesin terendam, maka jangan coba menstarternya panggil towing service giring ke bengkel jika anda tidak ingin menghancurkan mesin anda.

    Pesan: pada intinya banyak kerugian jika kita memaksa berkendaraan dijalankan saat - saat hujan, mulai kendaraan kotor dan jika tidak segera dibersihkan dg benar korosi akan menggrogot body kendaraan, kemungkinan mobil mogok sampai potensi resiko kecelakaan menjadi meningkat. Perhatikan para pengguna kendaraan lain sikapi mereka dengan waspada karena kemapuan mengemudi dan kendaraan mereka tidak sebaigmana dalam kondisi normal. Jika bisa ditunda, tundalah perjalanan anda.

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Kolonel
    Location
    plat R
    Posts
    9,873
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 7 Hrs 1 Min 47 Secs
    nice post dech.....

  4. #3
    Honoured Member
    Location
    MODIFIKASI.COM
    Posts
    18,296
    Power
    127 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Wks 4 Days 16 Hrs 51 Mins 22 Secs
    nice info bro.................

  5. #4
    Letnan Kolonel
    Location
    Theater of Dreams
    Posts
    5,500
    Power
    48 
    M-Store Point
    0
    Online
    6 Hrs 8 Mins 20 Secs
    nice inpo boss...

  6. #5
    Letnan Satu
    Location
    soerabaya
    Posts
    1,654
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mins 26 Secs
    nice info boss

  7. #6
    Mayor
    Location
    Bintaro
    Posts
    3,358
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 6 Days 56 Mins 28 Secs
    nice inpo

  8. #7
    Honoured Member
    Location
    XRULES - LivinaXgang - EveryDayIsGabutDay
    Posts
    3,377
    Power
    33 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 4 Days 6 Hrs 5 Mins 39 Secs

    Talking

    nice info..di baca,dipahami,dilaksanakan sesuai kondisi di lapangan

  9. #8
    Honoured Member
    Location
    dirumah....tidur...sendiri...
    Posts
    5,828
    Power
    62 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 18 Hrs 55 Mins 25 Secs
    boz AP lagi banyak inpo ttg safety driving nih kayanya

    keep posting bro..

  10. #9
    Brigadir Jendral
    Location
    West Jakz
    Posts
    12,185
    Power
    140 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 22 Hrs 32 Mins 58 Secs
    hahaha biar pd safe driving bro...

  11. #10
    Honoured Member
    Location
    dirumah....tidur...sendiri...
    Posts
    5,828
    Power
    62 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 18 Hrs 55 Mins 25 Secs
    Quote Originally Posted by AP View Post
    hahaha biar pd safe driving bro...
    setuju banget bro,sekarang gaya nyetir umat manusia makin parah aja...

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
GT Radial Rekeningku.com Desktop 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. 105 Tips mengemudi hemat BBM (Ecodriving)
    By Gajah_terbang in forum Automotive
    Replies: 16
    Last Post: 28th June 2015, 02:32
  2. Wiper Frameless Rp.35.000 ( Good Quality ) - Cocok untuk musim hujan
    By VictoryAuto in forum Jual Beli Interior & Aksesoris Lainnya
    Replies: 656
    Last Post: 2nd October 2013, 16:04
  3. open air filter vs musim hujan
    By Lex_Rino in forum Diskusi Mesin
    Replies: 17
    Last Post: 3rd November 2008, 15:14
  4. gimana merawat body mobil di musim hujan ?
    By hanif in forum Diskusi Eksterior
    Replies: 28
    Last Post: 14th October 2008, 14:57
  5. berbagi pengalaman buat musim hujan..
    By bagas niy.. in forum Diskusi Aksesoris
    Replies: 3
    Last Post: 21st November 2007, 21:16
Back to top