[RENUNGAN] Izinkan Aku Memeluk dan Menciummu Ibu

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 10 of 10
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/106811
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Mayor
    Location
    Lippo Cikarang - Pondok Indah
    Posts
    3,662
    Power
    86 
    M-Store Point
    0
    Online
    16 Hrs 11 Mins 2 Secs

    [RENUNGAN] Izinkan Aku Memeluk dan Menciummu Ibu

    Dapet dari email temen nih.. hehe

    --------------------------------------------------------------------------------

    Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku “dipaksa” membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.

    Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku.

    Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi.

    Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga.

    Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya.

    Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya. Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis.

    Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya.

    Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi do’a di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang.

    Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini.

    Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. Aku sangat ingin menjadi istri yang shaleh dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu. Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku.

    (Untuk Semua Ibu dan Kartini-Kartini Muda Di Seluruh Dunia)
    Ras Kucing Besar - Maine Coon
    Maine Coon Cattery - Jakarta - Indonesia
    Kunjungi TIRTHAM CATTERY
    Website : www.tirthamcattery.com
    Facebook : www.facebook.com/tirthamcattery.new

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Sersan Satu
    Location
    Bangkalan-Madura
    Posts
    464
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Hrs 28 Mins 18 Secs
    hikz...
    hikz....

    mantaph om....


    cendol meluncuuur.....

    mampir juga om

    panther touring
    http://www.modifikasi.com/showthread.php?t=95761

    fj40
    http://www.modifikasi.com/showthread.php?t=95757

  4. #3
    Kolonel
    Location
    plat R
    Posts
    9,873
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 7 Hrs 1 Min 47 Secs
    mantab.................

  5. #4
    Mayor
    Location
    indonesia
    Posts
    4,094
    Power
    129 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 1 Hr 27 Mins 37 Secs
    good story nih..............................

  6. #5
    Kolonel
    Location
    Jakarta dulu aja deh
    Posts
    9,680
    Power
    92 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 3 Days 7 Hrs 42 Mins 55 Secs
    manteffff..... hiks hiks hikss....

  7. #6
    Letnan Kolonel
    Location
    [A Salvo] Auto Community || Soshified
    Posts
    5,216
    Power
    34 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 17 Hrs 46 Mins 56 Secs
    sedihnya..hiks,hiks,hiks

  8. #7
    Mayor
    Posts
    3,725
    Power
    33 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 11 Hrs 41 Mins 8 Secs

  9. #8
    Kapten
    Location
    Jakarta Timur
    Posts
    2,341
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 5 Days 4 Hrs 59 Mins 9 Secs
    nice.... sedih bgt.....

  10. #9
    Sersan Mayor
    Location
    Palembang - Bandung - BSD City
    Posts
    832
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 1 Wk 4 Days 1 Hr 57 Mins 36 Secs
    sundul ah, biar banyak yg baca

  11. #10
    Kopral Kepala
    Location
    Bandung - Jakarta
    Posts
    106
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 12 Hrs 57 Mins 1 Sec
    Nice post Bos...

 

 
Venom 300x250 MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. kisah anne (renungan)
    By iv4n in forum Automotive
    Replies: 37
    Last Post: 26th July 2013, 16:44
  2. Serial Renungan KI GORO
    By theansoracing in forum Automotive
    Replies: 6
    Last Post: 12th June 2010, 20:46
  3. Replies: 20
    Last Post: 29th April 2009, 14:54
  4. Renungan malam...^^
    By L 1444 NG in forum Automotive
    Replies: 22
    Last Post: 1st February 2009, 11:30
  5. (Renungan)... kebaikan yg tak terputus....
    By sleepyeyes in forum Automotive
    Replies: 13
    Last Post: 21st August 2008, 18:54
Back to top