[SHARE] Jakarta Dimata Orang Asing

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 17
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/105040
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Mayor
    Location
    Lippo Cikarang - Pondok Indah
    Posts
    3,662
    Power
    86 
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 1 Min 6 Secs

    [SHARE] Jakarta Dimata Orang Asing

    Bro, ada tulisan orang luar ttg Jakarta

    Andre Vitchek* worldpress.org contributing editor*
    Pada saat ini, gedung pencakar langit, jalanan macet dipadati oleh
    ratusan ribu kendaraan, dan mal-mal raksasa telah menjadi pusat
    kebudayaan Jakarta , yang notabene merupakan kota terbesar ke-4 di
    dunia. Terjepit diantara gedung tinggi, terhampar perkampungan dimana
    bermukim sebagian besar penduduk Jakarta yang tidak memiliki akses
    sanitasi dasar, air bersih atau pengelolaan limbah.

    Disaat hampir semua kota-kota utama lain di Asia Tenggara
    menginvestasikan dana besar-besaran untuk transportasi publik, taman
    kota, taman bermain, trotoar besar, dan lembaga kebudayaan seperti
    museum, gedung konser, dan pusat pameran, Jakarta tumbuh secara BRUTAL
    dengan berpihak hanya pada PEMILIK MODAL dan TIDAK PEDULI akan nasib
    mayoritas penduduknya yang MISKIN.

    Kebanyakan penduduk Jakarta belum pernah pergi ke luar negeri, sehingga
    mereka tidak dapat membandingkan kota Jakarta dengan Kuala Lumpur atau
    Singapura, Hanoi atau Bangkok. Liputan dan statistik pembanding juga
    jarang ditampilkan oleh media massa setempat. Meskipun bagi para
    wisatawan asing Jakarta merupakan NERAKA DUNIA, media massa setempat
    menggambarkan Jakarta sebagai kota "modern", "kosmopolitan", dan "metropolis".

    Para pendatang/wisatawan seringkali terheran-heran dengan kondisi
    Jakarta yang tidak memiliki taman rekreasi publik. Bangkok, yang tidak
    dikenal sebagai kota yang ramah publik, masih memiliki beberapa taman
    yang menawan. Bahkan, Port Moresby, ibukota Papua Nugini, yang miskin,
    terkenal akan taman bermain yang besar, pantai dan jalan setapak di
    pinggir laut yang indah.

    Di Jakarta kita perlu biaya untuk segala sesuatu. Banyak lahan hijau
    diubah menjadi lapangan golf demi kepentingan orang kaya. Kawasan Monas
    seluas kurang lebih 1 km persegi bisa jadi merupakan satu-satunya
    kawasan publik di kota berpenduduk lebih dari 10 juta ini. Meskipun
    menyandang predikat kota maritim, Jakarta telah terpisah dari laut
    dengan Ancol menjadi satu-satunya lokasi rekreasi yang sebenarnya hanya
    berupa pantai kotor.

    Bahkan kalau mau jalan-jalan ke Ancol, satu keluarga dengan 4 orang
    anggota keluarga harus mengeluarkan uang Rp 40.000 untuk tiket masuk,
    satu hal yang tak masuk akal di belahan lain dunia. Beberapa taman
    publik kecil kondisinya menyedihkan dan tidak aman.

    Sama sekali tidak ditemui tempat pejalan kaki di seluruh penjuru kota
    (tempat pejalan kaki yang dimaksud adalah sesuai dengan standar
    "internasional"). Nyaris seluruh kota-kota di dunia (kecuali beberapa
    kota di AS, seperti Houston dan LA) ramah terhadap pejalan kaki. Mobil
    seringkali tidak diperkenankan berkeliaran di pusat kota . Trotoar yang
    lebar merupakan sarana tr ansportasi publik jarak pendek yang paling
    efisien, sehat, dan ramah lingkungan di daerah yang padat penduduk.

    Di Jakarta, nyaris tidak dijumpai bangku untuk duduk dan rileks, tidak
    ada keran air minum gratis atau toilet umum. Ini memang remeh, tapi
    sangat penting, merupakan suatu detil yang menjadi simbol kehidupan
    perkotaan di bagian lain dunia.

    Sebagian besar kota-kota dunia, ingin dikunjungi dan dikenang akan
    kebudayaannya. Singapura sedang berupaya mengubah ci tr a kota
    belanjanya menjadi jantung kesenian Asia Tenggara. Esplanade Thea tr e
    yang monumental telah mengubah wajah kota Singapura, dimana ia
    menawarkan konser musik klasik, balet, dan opera internasional kelas
    satu, disamping pertunjukan artis kontemporer kawasan. Banyak
    pertunjukan yang disubsidi dan seringkali gratis atau murah, bila
    dibandingkan dengan pendapatan warga kota yang relatif tinggi.

    Kuala Lumpur menghabiskan $100 juta untuk membangun balai konser
    philharmonic yang terletak persis dibawah Petronas Tower, salah satu
    gedung tertinggi di dunia. Balai konser prestisius dan impresif ini
    mempertunjukkan grup orkes tr a lokal dan internasional. Kuala Lumpur
    juga sedang menginvestasikan beberapa juta dolar untuk memugar museum
    dan galeri, dari Museum Nasional hingga Galeri Seni Nasional.

    Hanoi bangga akan budaya dan seninya, yang dipromosikan guna menarik
    jutaan turis untuk mengunjungi galeri-galeri lukisan yang tak terhitung
    jumlahnya, dimana lukisan tersebut merupakan salah satu yang terbaik di
    Asia Tenggara. Gedung Operanya yang dipugar secara reguler
    mempertunjukkan pagelaran musik Asia dan Barat.

    Candi-candi dan istana kolosal di Bangkok eksis berdampingan dengan
    teater dan festival film internasional, klub jazz yang tak terhitung
    jumlahnya, dan juga pilihan kuliner otentik dari segala penjuru dunia.
    Kalau bicara musik dan kehidupan malam, tak ada kota di Asia Tenggara
    yang semeriah Manila.

    Nah, sekarang balik ke Jakarta. Siapapun yang pernah berkunjung ke
    "perpustakaan umum" atau gedung Arsip Nasional pasti tahu bedanya. Tak
    heran, dalam pendidikan Indonesia, budaya dan seni tidak dianggap
    "menguntungkan" (kecuali musik pop), sehingga menjadi tidak relevan.
    Indonesia merupakan negara dengan ANGGARAN PENDIDIKAN TERENDAH nomor 3
    di dunia - Masya Alloh! (pent.) - (menurut The Economist, hanya 1,2%
    dari PDB) setelah Guyana Khatulistiwa dan Ekuador (di kedua negara
    tersebut keadaan sekarang berkembang cepat berkat pemerintahan baru yang progresif)

    Museum di Jakarta berada dalam kondisi memprihatinkan, sama sekali tidak
    menawarkan eksibisi internasional. Museum tersebut terlihat seperti
    berasal dari zaman baheula dan tak heran kalau Belanda yang membangun
    kesemuanya. Tidak hanya koleksinya yang tak terawat, tapi juga ketiadaan
    unsur-unsur modern seperti kafe, toko cinderamata, toko buku atau
    perpustakaan publik. Kelihatannya manajemen museum tidak punya visi atau
    kreativitas. Bahkan, meskipun mereka punya visi atau kreativitas, pasti
    akan terkendala dengan ketiadaan dana.

    Sepertinya Jakarta tidak punya perencana kota, hanya ada pengembang
    swasta yang tidak punya respek atau kepedulian akan mayoritas penduduk
    yang miskin (mayoritas besar, tak peduli apa yang dikatakan oleh data
    statistik yang seringkali DIMANIPULIR pemerintah). Kota Jakarta praktis
    menyerahkan dirinya ke sektor swasta, yang kini nyaris mengendalikan
    semua hal, mulai dari perumahan hingga ke area publik.

    Sedangkan beberapa dekade yang lalu di Singapura, dan baru-baru ini di
    Kualalumpur, mereka berhasil menghilangkan total perkampungan kumuh dari
    wilayah kota, namun Jakarta tidak mampu atau tidak mau memberikan
    warganya perumahan bersubsidi dengan harga terjangkau yang dilengkapi
    dengan air ledeng, listrik, sistem pembuangan limbah, taman bermain,
    trotoar dan sistem tr ansportasi massal.

    Selain Singapura, Kualalumpur dengan berpenduduk hanya 2 juta jiwa
    memiliki satu jalur Metro (Putra Line), satu monorail, beberapa jalur
    LRT Star yang efisien, dan jaringan keretaapi kecepatan tinggi yang
    menghubungkan kota dengan ibu kota baru Putrajaya. Sistem "Rapid"
    memiliki ratusan bus modern, bersih, dan ber-AC. Tarifnya disubsidi,
    tiket bus Rapid hanya sekitar 2 Ringgit (kuranglebih Rp 4600) untuk
    penggunaan tak terbatas sepanjang hari di jalur yang sama. Tiket
    abonemen bulanan dan harian yang sangat murah juga tersedia.

    Bangkok menunjuk kontraktor Siemens dari Jerman untuk membangun 2
    jalur panjang "Sky Train" dan satu jalur me tr o. Bangkok juga
    memanfaatkan sungai dan kanal sebagai tr ansportasi publik dan objek
    wisata. Pemerintahan kota Bangkok juga mengklaim bahwa mereka sedang
    membangun jalur tambahan sepanjang 80 km untuk sistem tersebut guna
    meyakinkan penduduk untuk meninggalkan mobil mereka di rumah dan
    memanfaatkan transportasi umum. Bus-bus kuno yang berpolusi sudah
    sepenuhnya dilarang beroperasi di Hanoi , Singapura, Kualalumpur, dan
    Bangkok. Jakarta? Berkat korupsi dan pejabat pemerintahan yang tak
    kompeten, Jakarta tenggelam dalam kondisi yang berkebalikan dengan
    kota-kota tersebut.

    Walaupun Jakarta menjadi salah satu ibukota terburuk di dunia, hidup
    disana tidaklah murah.Menurut Survey Mercer Human Resource Consulting
    tahun 2006, Jakarta menduduki peringkat 48 kota termahal di dunia untuk
    ekspa triat, jauh diatas Berlin (peringkat 72), Melbourne (74) dan
    Washington DC (83). Nah, kalau untuk ekspa triat saja mahal, apalagi
    buat penduduk lokal yang pendapatan perkapita DIBAWAH $1000??.

    Anehnya, orang Jakarta diam seribu bahasa. Mereka pasrah akan kualitas
    udara yang jelek, terbiasa dengan pemandangan pengemis di perempatan
    jalan, dengan kampung kumuh di bawah jalan layang dan di pinggir sungai
    yang kotor dan penuh limbah beracun, dengan kemacetan berjam-jam, dengan
    banjir dan tikus.

    Kalau saja ada sedikit harapan, kebenaran pasti akan terucap, dan
    semakin cepat semakin baik. Hanya diagnosis kejam dan realistis yang
    bisa mengarah pada obat. Betapapun pahitnya kebenaran, tetap saja lebih
    baik ketimbang dusta dan penipuan. Jakarta telah tertinggal jauh
    dibelakang ibukota lain negara tetangga dalam hal estetika, pemukiman,
    kebudayaan, tr ansportasi, dan kualitas dan higiene makanan. Sekarang
    Jakarta telah kehilangan kebanggaan dan mesti belajar dari Kualalumpur,
    Singapura, Brisbane, dan bahkan dalam beberapa hal dari tetangganya yang
    lebih miskin seperti Port Moresby, Manila, dan Hanoi.

    Data statistik harus transparan dan tersedia luas. Warga harus belajar
    bertanya dan bagaimana untuk memperoleh jawaban dan akuntabilitas. Hanya
    kalau mereka memahami seberapa dalamnya kota mereka telah terperosok,
    maka barulah ada harapan. "Kita harus berhati-hati" kata produser film
    Malaysia dalam perayaan tahun baru di Kualalumpur. " Malaysia punya
    banyak masalah. Kalau kita tidak hati-hati, dalam 20-30 tahun
    Kualalumpur akan bernasib sama seperti Jakarta!"

    Dapatkah pernyataan ini dibalik? Mampukah Jakarta menemukan kekuatan
    dan solidaritas untuk mobilisasi sehingga dapat menyaingi Kualalumpur?
    Mampukah kecukupan mengatasi keserakahan? Dapatkah korupsi diberantas
    dan diganti dengan kreatifitas? Akankah ukuran vila pribadi mengecil,
    dan kawasan hijau, perumahan publik, taman bermain, perpustakaan,
    sekolah dan rumah sakit berkembang pesat?

    Orang luar seperti saya hanya dapat mengamati, bercerita, dan bertanya.
    Dan hanya masyarakat Jakarta yang punya jawaban dan solusinya
    Ras Kucing Besar - Maine Coon
    Maine Coon Cattery - Jakarta - Indonesia
    Kunjungi TIRTHAM CATTERY
    Website : www.tirthamcattery.com
    Facebook : www.facebook.com/tirthamcattery.new

  2. Jayapoker
  3. #2
    Brigadir Jendral
    Location
    West Jakz
    Posts
    12,186
    Power
    140 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 22 Hrs 32 Mins 58 Secs
    wah bener bgt yah kata2nya...emank jakarta msh jauh dibanding kota2 besar lain di negara2 maju

  4. #3
    ID Ini Dicurigai Melakukan Penipuan di http://modifika.si/586663
    Location
    Unknown
    Posts
    28,627
    Power
    134 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 39 Mins 17 Secs
    panjang amat.....

  5. #4
    Mayor
    Location
    Lippo Cikarang - Pondok Indah
    Posts
    3,662
    Power
    86 
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 1 Min 6 Secs
    wkkwkwkwkww.. dibaca yah gan.... ^^
    Ras Kucing Besar - Maine Coon
    Maine Coon Cattery - Jakarta - Indonesia
    Kunjungi TIRTHAM CATTERY
    Website : www.tirthamcattery.com
    Facebook : www.facebook.com/tirthamcattery.new

  6. #5
    Mayor
    Posts
    3,725
    Power
    33 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 11 Hrs 41 Mins 8 Secs
    I LOVE JKT

  7. #6
    Mayor
    Location
    Lippo Cikarang - Pondok Indah
    Posts
    3,662
    Power
    86 
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 1 Min 6 Secs
    Quote Originally Posted by Syakir View Post
    I LOVE JKT
    I do still love Jakarta.. but, if Jakarta can be better than now, everybody will love Jakarta...
    Biar gimana sih emang dah jadi safe zone g, Jakarta.. disuru pindah, lom tentu mau jg.. wkwkkwkw.. dah kebiasaan.. ^___^
    Ras Kucing Besar - Maine Coon
    Maine Coon Cattery - Jakarta - Indonesia
    Kunjungi TIRTHAM CATTERY
    Website : www.tirthamcattery.com
    Facebook : www.facebook.com/tirthamcattery.new

  8. #7
    Kolonel
    Location
    plat R
    Posts
    9,874
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 7 Hrs 1 Min 47 Secs
    i love bandung......
    hahaha opo hubungane....

  9. #8
    Mayor
    Location
    Lippo Cikarang - Pondok Indah
    Posts
    3,662
    Power
    86 
    M-Store Point
    0
    Online
    15 Hrs 1 Min 6 Secs
    Quote Originally Posted by thomas_platinum View Post
    i love bandung......
    hahaha opo hubungane....
    wkwkwkkwkwwk.... ^^
    Ras Kucing Besar - Maine Coon
    Maine Coon Cattery - Jakarta - Indonesia
    Kunjungi TIRTHAM CATTERY
    Website : www.tirthamcattery.com
    Facebook : www.facebook.com/tirthamcattery.new

  10. #9
    Letnan Dua
    Location
    Pamulang
    Posts
    1,148
    Power
    15 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 6 Hrs 36 Mins 5 Secs
    miris ane, emg keadannya bisa dibilang seperti itu pada kenyataan
    -- Yaris "Si Cupu" --

    CRAZY LITTLE THING CALLED " DRIVE "

  11. #10
    Letnan Satu
    Location
    Oil City Balikpapan
    Posts
    1,753
    Power
    34 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Wks 3 Hrs 11 Mins 16 Secs
    Beuuuh dibandinginnya ama singapore ama KL ya jauuuuhh...tapi sumpah kalo saya perhatiin org2 sana ya ( malay ama sing) kualitasnya ga lbh baik dr org indo. Mereka menang d system ama good governance.

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
MBtech Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Orang kaya Jakarta mau dipinggirkan
    By GT1680 in forum Politik
    Replies: 48
    Last Post: 1st June 2016, 22:12
  2. Replies: 16
    Last Post: 29th July 2013, 10:44
  3. Replies: 97
    Last Post: 27th June 2012, 12:57
  4. [SHARE] Launching BMW M5 F10 - Jakarta
    By angga88 in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 45
    Last Post: 6th June 2012, 15:24
Back to top